RADARTUBAN – Geliat ekonomi selama bulan suci Ramadan tidak hanya dirasakan oleh penyedia parsel.
Menjelang Idul Fitri, pelaku usaha kue kering, mulai dari toko besar hingga industri rumahan, ikut memanen peningkatan permintaan yang signifikan.
Lonjakan pesanan memicu produsen harus bekerja ekstra keras. Produksi ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang kian tinggi, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai isi parsel Lebaran.
Salah satu yang merasakan dampaknya adalah toko roti di Jalan Basuki Rachmad. Toko ini mencatat kenaikan penjualan kue kering secara drastis dibandingkan bulan-bulan biasa.
Supervisor toko, Nugroho, mengatakan, tren kenaikan pesanan bisa mencapai beberapa kali lipat. Pada hari biasa, produksi berkisar lebih dari 200 toples. Namun, selama Ramadan, jumlah tersebut meningkat tajam.
“Permintaan sangat tinggi, sehingga kami harus terus menambah produksi untuk restock. Bahkan, tidak jarang stok toples juga ikut habis,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Menurut Nugroho, tingginya permintaan tidak lepas dari tradisi masyarakat yang menjadikan kue kering sebagai suguhan utama saat Lebaran, sekaligus pelengkap parsel.
Dari sisi jenis, selera konsumen masih didominasi kue-kue klasik. Nastar dengan isian selai nanas, kastengel keju, dan kue kacang menjadi produk yang paling banyak diburu.
“Yang paling dominan tetap nastar dan kastengel. Selama Ramadan ini, omzet bisa meningkat lebih dari 50 persen,” katanya.
Fenomena serupa juga dirasakan pelaku usaha kue kering rumahan. Isna, salah satu produsen, mengaku tetap memperoleh peningkatan pesanan, meski dalam skala lebih kecil. Terutama melalui sistem pre-order.
Jumlah pesanan yang diterima memang fluktuatif, namun dia tetap mampu menjual puluhan toples kue kering selama Ramadan. Bagi Isna, momentum ini menjadi peluang untuk menambah penghasilan sekaligus memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.
Tidak berbeda dengan pelaku usaha lain, Isna menyebut nastar dan kue semprit masih menjadi pilihan utama pelanggan.
“Nastar memang masih menjadi primadona di setiap momen Lebaran,” ujarnya.(saf/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama