Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tekanan Belum Usai, IHSG Diproyeksi Lanjut Koreksi pada Awal Perdagangan Juni

Tulus Widodo • Senin, 1 Juni 2026 | 13:25 WIB
IHSG Berpotensi Lanjut Turun
IHSG Berpotensi Lanjut Turun

RADARTUBAN – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Menutup perdagangan Jumat (29/5), IHSG terkoreksi tipis 0,05 persen ke level 6.127. 

Meski penurunannya relatif terbatas, pelaku pasar mulai mencermati sinyal teknikal yang menunjukkan ruang koreksi masih terbuka pada awal pekan ini.

Data perdagangan menunjukkan pelemahan tersebut justru disertai munculnya volume pembelian. 

Kondisi ini menggambarkan bahwa sebagian investor mulai memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan akumulasi, meskipun sentimen pasar secara keseluruhan masih cenderung berhati-hati.

Baca Juga: Orang Desa Tidak Pakai IHSG

Koreksi Mingguan Masih Membayangi

Dalam perspektif mingguan, tekanan terhadap IHSG terlihat lebih jelas. Sepanjang pekan lalu, indeks tercatat turun 0,56 persen. 

Namun menariknya, volume penjualan mulai mengecil dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.

Situasi ini mengindikasikan bahwa tekanan jual memang masih ada, tetapi intensitasnya mulai berkurang. 

Di sisi lain, pasar masih menunggu katalis baru yang cukup kuat untuk mengembalikan kepercayaan investor secara lebih luas.

Tim Riset MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase korektif berdasarkan pembacaan teknikal terkini.

"Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam," tulis Tim Riset MNC Sekuritas dalam analisisnya dilansir dari IDX Channel.

Area Support dan Resistance Jadi Perhatian

Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (2/6). 

Investor kini mengarahkan perhatian pada area support yang berpotensi menjadi titik pantul indeks jika tekanan jual kembali meningkat.

Analis menilai fase koreksi saat ini masih tergolong wajar dalam struktur pergerakan pasar yang lebih besar. 

Namun, tanpa adanya sentimen positif yang signifikan, ruang penguatan indeks diperkirakan masih terbatas dalam jangka pendek.

Investor Diminta Tetap Selektif

Di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil, strategi selektif menjadi kunci. 

Investor disarankan lebih fokus pada saham-saham dengan fundamental kuat dan memiliki prospek kinerja yang solid sepanjang tahun ini.

Pergerakan IHSG pada awal Juni akan menjadi ujian penting untuk melihat apakah pasar mampu membangun momentum pemulihan atau justru melanjutkan fase konsolidasi yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Bagi investor, sinyal yang muncul saat ini bukan sekadar angka di layar perdagangan. 

Ini adalah pengingat bahwa kehati-hatian tetap menjadi mata uang paling berharga di tengah dinamika pasar yang masih bergerak dalam bayang-bayang ketidakpastian global dan domestik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Indeks harga saham habungan #investor #ihsg