RADARTUBAN - Harga Bitcoin merosot tajam imbas menguatnya dolar AS, pada Jumat (19/6) pukul 08.50 WIB. Bitcoin mencatatkan penurunan sebesar 2,51 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Berdasarkan data dari coinmarketcap.com, dalam satu jam terakhir nilai Bitcoin berada di angka 0.30 persen.
Kemudian seminggu yang lalu harga Bitcoin telah menurun 0,78 persen menjadi 62.890,29 dolar AS atau setara Rp 1,2 miliar dengan kurs Rp17.794.
Saat ini, Bitcoin bergerak di bawah 63.000 dolar AS. Investor menarik dana mereka akibat langkah agresif The Fed yang memperkuat dollar AS.
Baca Juga: Bitcoin Tergelincir ke Level 62.750 Dollar AS, Pasar Masih Tertekan
Dalam periode 24 jam, Bitcoin mengalami penurunan hingga 62.854,95 dolar AS, sejalan dengan penurunan yang lebih luas sebesar 2,43 persen pada pasar kripto.
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh perubahan kebijakan Federal Reserve yang agresif, yang menyebabkan penguatan dolar AS dan mendorong gerakan hindaran risiko di seluruh sektor kripto.
Penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan harga Bitcoin, mengingat aset kripto cenderung berbanding terbalik dengan kekuatan mata uang cadangan dunia tersebut. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni