Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Saudi Aramco Tak Tertandingi! Ini Daftar 10 Raksasa Migas Dunia yang Menguasai Kapitalisasi Pasar

Tulus Widodo • Senin, 6 Juli 2026 | 14:18 WIB
Saudi Aramco masih menjadi perusahaan migas dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. (instagram.com/saudinesia.id)
Saudi Aramco masih menjadi perusahaan migas dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. (instagram.com/saudinesia.id)

RADARTUBAN – Perebutan pengaruh global ternyata tidak hanya terjadi di meja diplomasi atau medan teknologi. Di balik pasokan energi dunia, segelintir perusahaan minyak dan gas mengendalikan kapitalisasi pasar hingga ribuan triliun rupiah. 

Yang paling mencolok, Saudi Aramco masih berdiri sendirian di puncak, meninggalkan para pesaingnya dengan selisih yang sangat lebar.

Data yang dirangkum 3M Magazine menunjukkan Saudi Aramco menjadi perusahaan migas paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 1,748 triliun. 

Angka tersebut bahkan hampir tiga kali lipat lebih besar dibanding pesaing terdekatnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Bersama BPH Migas Laksanakan Pemantauan Bersama, Pastikan Kelancaran Distribusi BBM Subsidi Jawa Timur

Aramco Masih Sulit Digoyang

Di posisi kedua bercokol ExxonMobil dengan kapitalisasi pasar US$ 626,84 miliar, disusul Chevron (US$ 335,10 miliar) dan PetroChina (US$ 334,18 miliar). Posisi lima besar ditutup oleh Shell dengan nilai pasar US$ 243,48 miliar.

Sementara itu, lima besar berikutnya ditempati CNOOC (US$ 173,63 miliar), TotalEnergies (US$ 170,52 miliar), ConocoPhillips (US$ 143,05 miliar), Sinopec (US$ 122,61 miliar), dan Petrobras (US$ 117,02 miliar).

 

Tiga Negara Mendominasi Energi Dunia

Daftar tersebut memperlihatkan satu fakta menarik. Arab Saudi, Amerika Serikat, dan Tiongkok menjadi kekuatan utama industri migas global.

Amerika Serikat menempatkan tiga perusahaan dalam daftar elite, yakni ExxonMobil, Chevron, dan ConocoPhillips. 

Tiongkok juga mengirim tiga wakil melalui PetroChina, CNOOC, dan Sinopec. Dominasi ini mencerminkan besarnya pengaruh ketiga negara dalam menentukan arah investasi, produksi, hingga stabilitas pasar energi dunia.

Kapitalisasi Besar, Pengaruh Semakin Kuat

Kapitalisasi pasar bukan sekadar angka di bursa saham. Nilai tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan investor terhadap prospek bisnis sebuah perusahaan sekaligus menunjukkan besarnya pengaruh korporasi dalam industri energi global.

Meski dunia terus bergerak menuju energi bersih dan rendah emisi, daftar ini membuktikan bahwa perusahaan minyak dan gas masih menjadi pemain utama ekonomi dunia. 

Selama kebutuhan energi fosil belum tergantikan sepenuhnya, para raksasa migas ini akan tetap menjadi aktor penting yang ikut menentukan arah perekonomian global. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#perusahaan minyak dan gas #migas #exxonmobil #saudi aramco