Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Purbaya Siapkan Rp 400 Triliun Masuk ke Perbankan, Likuiditas Bank dan Kredit Bakal Diperkuat

Ika Nur Jannah • Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:50 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan penempatan dana pemerintah Rp 400 triliun ke perbankan
Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan penempatan dana pemerintah Rp 400 triliun ke perbankan

RADARTUBAN - Menteri Keuangan (Menku), Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menempatkan dana pemerintah senilai Rp 400 triliun ke perbankan. 

Kebijakan ini disebut sebagai upaya memperkuat likuiditas bank sekaligus mendorong penyaluran kredit ke sektor riil.

"Jadi saya taruh di perbankan Rp 400 triliun, itu akan memperkuat kondisi likuiditas perbankan sehingga mereka bisa memberikan kredit dan ekonominya bisa tumbuh lagi," kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan, strategi tersebut dilakukan dengan menempatkan dana pemerintah yang sebelumnya tersimpan di Bank Indonesia ke sistem perbankan.

Baca Juga: Pencairan JHT BPJS Dipotong Pajak, Menkeu Purbaya Buka Suara Usai Publik Ramai Mempertanyakan

Dari total Rp 400 triliun, sebagian dialokasikan untuk penempatan jangka panjang, sebagian untuk tenor pendek, dan sisanya disiapkan sebagai dana fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Menteri Keuangan menyoroti bahwa belanja pemerintah hanya menyumbang sekitar 7-10 persen dari keseluruhan aktivitas ekonomi nasional.

Purbaya, Mengatakan bahwa pengelolaan kas dan uang negara memiliki potensi besar untuk mempengaruhi perekonomian Indonesia.

Karena langkah tersebut dapat menggerakkan sekitar 90 persen aktivitas ekonomi yang tidak tercakup oleh belanja pemerintah langsung.

"Saya perhatikan bahwa manajemen cahs, manajemen uang pemerintah bisa mempengaruhi ekonomi Indonesia secara signifikan. Itu bisa menghidupkan yang 90 persen ekonomi selain belanja langsung yang 7-10 persen," ungkapnya 

Pernyataan tersebut, disampaikan Purbaya saat memberikan kuliah umum di politeknik keuangan negara (PKN) STAN, Tangerang Selatan, Jumat (10/7).

Langkah itu diambil agar perbankan memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan pembiayaan kepada dunia usaha untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#dana pemerintahan #menteri keuangan #likuiditas #perbankan #Pertumbuhan Ekonomi