Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia Mulai Terjadi 21 Februari

Dwi Setiyawan • Selasa, 20 Februari 2024 | 17:14 WIB
Ilustrasi - Indonesia akan alami hari tanpa bayangan
Ilustrasi - Indonesia akan alami hari tanpa bayangan

RADARTUBAN-Rabu, 21 Februari besok, di Indonesia terjadi fenomena alam yang populer disebut Hari Tanpa Bayangan?


Fenomena tersebut terkait kulminasi atau transit atau istiwa', yakni ketika posisi matahari tepat berada di tempat paling tinggi di langit.


Dirilis dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), secara umum, kulminasi utama pada 21 Februari 2024 di Baa, Nusa Tenggara Timur, 4 April di Sabang, Aceh, dan 7 September di Sabang, Aceh.


Fenomena yang sama terjadi di Baa, Nusa Tenggara Timur pada 21 Oktober.


Khusus untuk kota Jakarta, terjadi pada 4 Maret 2024.


Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama.


Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit.


Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.


Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai Hari Tanpa Bayangan.


Mengapa Terjadi? Karena bidang ekuator bumi/bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika/bidang revolusi bumi.


Karena itu, posisi matahari dari bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS.


Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari.


Kulminasi utama terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan pada 8 Oktober 2024, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11.40 WIB.


Laman BMKG menerangkan, tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2024 pukul 10.06 WIB dan 22 September 2024 pukul 19.43 WIB.


Adapun pada 21 Juni 2024 pukul 03.50 WIB matahari berada di titik balik utara dan pada 21 Desember 2024 pukul 16.20 WIB matahari berada di titik balik Selatan.


Karena posisi Indonesia berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun.


Waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa.


Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#transit #BMKG #posisi matahari #fenomena alam #kulminasi #hari tanpa bayangan