RADARTUBAN-Lirik lagu Doa Suciku karya Koes Plus terkesan sederhana, namun menyimpan makna yang mendalam.
Abu Muna pada faktatokoh.com mengupas karya Koes Plus itu dari sisi makna religi.
Abu Muna mengaitkan lagu yang diciptakan Murry dan dirilis Koes Plus pada 1971 itu dengan kisah guncangan para sahabat ketika Rasullah SAW wafat.
Dia kemudian mengutip kisah Abu Hurairah.
Kisah tersebut menyatakan, tatkala Nabi wafat, Umar bin Al-Khathab berdiri di hadapan kaum muslimin sambil mengatakan, “Orang-orang munafik mengira bahwa Rasulullah telah meninggal dunia.’’
‘’Ketahuilah, Rasulullah tidak meninggal. Tapi beliau sedang pergi menghadap Tuhannya, sebagaimana dahulu Musa bin Imran,’’ kata Umar.
Rasulullah memang pernah meninggalkan kaumnya selama 40 hari, kemudian beliau kembali kepada kaumnya.
‘’Demi Allah, Rasulullah akan kembali sebagaimana dahulu Musa kembali kepada kaumnya. Aku bersumpah, akan kupotong tangan dan kaki mereka yang mengira bahwa Rasulullah telah meninggal,’’ ancam Umar.
Dikisahkan, tidak lama kemudian, Abu Bakar datang dan mendapati Umar di pintu masjid sedang berbicara di hadapan kaum muslimin.
Abu Bakar langsung masuk ke rumah putrinya, Aisyah.
Saat itu, jenazah Rasulullah telah dibaringkan di sudut rumah dan ditutupi dengan sehelai kain.
Abu Bakar membuka kain yang menutupi wajah Rasulullah dan menciumnya sambil meneteskan air mata.
Lalu Abu Bakar mengatakan, “Engkau kutebus dengan ayah dan ibuku. Demi Allah, Allah tidak menghimpun untukmu dua kematian. Kematian yang pertama telah ditakdirkan Allah untukmu setelah itu, engkau tidak akan ditimpa kematian untuk selama-lamanya.”
Kemudian, Abu Bakar menutup kembali wajah Rasulullah, lalu keluar rumah.
Dan, Umar masih terus berbicara di hadapan kaum muslimin.
Abu Bakar meminta Umar supaya diam, namun Umar tidak mengindahkan. Umar tetap saja berbicara di hadapan kaum muslimin.
Melihat Umar yang terus berbicara, Abu Bakar angkat bicara di hadapan kaum muslimin.
Kaum muslimin akhirnya beralih mendengarkan pembicaraan Abu Bakar dan meninggalkan Umar.
Di hadapan mereka, Abu Bakar mengatakan, “Wahai sekalian manusia, siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah meninggal dunia. Dan, siapa yang menyembah Allah, maka Allah itu Maha Hidup, Dia tidak mati.”
Kemudian Abu Bakar membaca firman Allah, “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul.’’
Berikut lirik lagu Doa Suciku:
Setahun telah berlalu kau putuskan cintamu
Pada hari itu ku tak tahu, apa dosaku
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi
Reff :
Di tengah malam hari
Ku teringat akan dikau yang tlah pergi
Hanya doa suciku kuberikan kepadamu oh kasihku
Gembira tiada lagi tinggallah ku sendiri
Di malam yang sunyi ku berdoa untukmu kasih
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi.(*)