RADARTUBAN - Sebagian tema lagu Koes Plus sangat sederhana dan ringan. Salah satunya kripik tempe.
Dengan sentuhan imajinasi, Koes Plus membumbui makanan khas Jawa Timur tersebut dengan nuansa romantisme.
Resensi lagu pop Jawa karya Koes Plus tersebut disampaikan Ketua Jiwa Nusantara (JN) Surabaya, Okky T. Rahardjo.
Okky mengatakan, pada lagu Kripik Tempe, Koes Plus memodifikasi sedemikian rupa supaya dapat diterima kalangan muda penggemar musik di tanah air.
‘’Sehingga tidak terkesan ndeso, namun tetap memiliki nilai luhur,’’ tulis resensinya pada okkyrahardjo.blogspot.com.
Okky juga mengatakan, beberapa lagu pop Jawa karya Koes Plus mengandung nuansa kedaerahan yang semuanya mengerucut pada sebuah budaya bangsa yang memiliki nilai luhur.
Menurut dia, meski dikemas ringan, lagu yang dirilis pada 1975 tersebut tetap penuh dengan petuah sederhana dan memiliki makna.
‘’Menjadi ciri khas Koes Plus yang tidak akan mudah berubah,’’ tulis blogger itu.
Berikut lirik lagu Kripik Tempe:
Kripik tempe sak sen loro wis regane
Kripik tempe sing marai narik ati
Sing dodol ayu kelambine biru
Ngguya-ngguyu sajak seneng karo aku
Kripik tempe sak sen loro wis regane
Kripik tempe sing marai narik ati
Sing dodol ayu kelambine biru
Ngguya-ngguyu sajak seneng karo aku
Kripik tempe sak sen loro wis regane
Kripik tempe sing marai narik ati
Sing dodol ayu kelambine biru
Ngguya-ngguyu sajak seneng karo aku
Kripik tempe sak sen loro wis regane
Kripik tempe sing marai narik ati
Sing dodol ayu kelambine biru
Ngguya-ngguyu sajak seneng karo aku.(*)