RADARTUBAN - Siapa yang tak kenal Pak Tarno? Pesulap dengan jargon “Bim Salabim Jadi Apa Prok Prok Prok”, pemilik nama asli Sutarno.
Sudah kama tidak terlihat di layar televisi, kini kondisi Pak Tarno memprihatinkan, pasalnya dia kembali terkena stroke untuk ketiga kalinya.
Dalam video yang diunggah pada (25/10) di akun X @C_D3pp memperlihatkan kondisinya yang sedang berjualan menggunakan kursi roda di depan gedung SDN Semper Barat 01, Cilincing, Jakarta Utara, bersama dengan rekannya Slamet dan juga istrinya, Dewi.
Meski tak langsung melayani pelanggan, Pak Tarno terlihat hanya duduk melihat beberapa siswa yang membeli dagangannya.
Pak Tarno terlihat beberapa kali mengantuk dengan kondisi tangannya ada bekas diinfus.
Pak Tarno juga beberapa kali memamerkan kakinya sudah bisa diangkat dan bisa mengangkat kedua tangannya.
“Gimana Pak Tarno kabarnya?” tanya wartawan, dikutip dari Kompas.com
“Aman,” jawab Pak Tarno sembari mengangguk.
Meski belum bicara terlalu jelas, Pak Tarno memastikan kondisinya baik-baik saja.
“Dia agak mengantuk karena habis diinfus,” ucap Slamet.
Slamet lah yang turut membantu Pak Tarno itu melayani para siswa yang membeli dagangannya.
Beberapa siswa itu sempat bertanya-tanya karena awak media mewawancarai pesulap tersebut, “itu Pak Tarno? Itu Pak Tarno? Kok beda?”.
Beberapa mainan yang dijual Pak Tarno seperti gambar, lalu ada mainan dari kayu, dan beberapa robot-robatan. Ada pula ikan.
Slamet mengatakan, Pak Tarno berjualan untuk mengisi waktu.
“Untuk mengisi kekosongan Pak Tarno. Memang dari dulu juga sebelum jadi artis sebelum itu kan memang dia jualan seperti jualan buku, koran. Jadi udah terbiasa,” ujar Slamet.
Slamet juga mengungkapkan kalau di rumah saja kodisi Pak Tarno malah tidak enak badan.
“Kalau di rumah terus ngerasa enggak enaklah badan dan pikirannya maunya jualan kayak gini, jualan apa. Nah ini kebetulan punya Pak Tarno. Oh ini semuanya punya dagangan Pak Tarno, itu kan istri barunya pak Tarno, mbak Dewi namanya,” ucap Slamet.
Slemat memastikan kondisi Pak Tarno baik-baik saja meskipun kini kegiatannya diiringi dengan berjualan.
“Enggak apa-apa (kata dokter),” tutur Slamet.
Seperti yang telah diketahui, sebelumnya pak Tarno pernah dikabarkan mengalami stroke ringan pada tahun 2018.
Kemudian pada 2023, Pak Tarno muncul dengan kabar ditipu oleh manajernya sendiri. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama