RADARTUBAN – Fedi Nuril merupakan salah satu arti Indonesia yang sering bersuara lantang mengenai isu-isu politik. Sikpanya tersebut kerap membuatnya terlibat dalam perdebatan dengan warganett di media sosial.
Salah satu perdebatan yang menarik perhatian publik adalah ketika fedi mengungkapkan rasa frustasinya tinggal di Indonesia dan mempertimbangkan untuk pindah ke negara lain karena situasi politik yang menurutnya kurang baik.
Tak disangka, peryataanya tersebut masih diingat oleh banyak warganet hingga saat ini, bahkan sejumlah warganet mendesaknya untuk memenuhi ucapanya tersebut.
Namun Fedi menyangkal bahwa dirinya pernah mengatakan atau menuliskan jika dirinya berniat untuk pindah negara.
"Ya kalau itu paling sering sih ditanya, 'Kapan pindah negara?'. Padahal saya gak pernah itu bilang begitu, gak sih sama sekali gak pernah ada bilang dan nulis itu," cerita Fedi Nuril saat mengisi Pagi Pagi Ambyar di Transmedia, Jakarta Selatan, Kamis (14/11).
Aktor berusia 42 tahun tersebut mengaku biasa saja menghadapi pro kontra dari netizen, menurutnya pro kontra merupkan hal yang wajar ketika seseorang mengeluarkan pendapatnya.
"Ya nggak apa-apa wajar. Aku sih gak risih ya, soalnya kadang mereka itu cuma mau bikin emosi saja mungkin," ucapnya.
Justru Fedi memiliki cara tersendiri untuk membalas warganet yang memintanya untuk pindaj negara.
"Paling cuma balasnya ‘enggak ada niat pindah negara’, lo sendiri kapan pensiun jadi buzzer?'" ucap Fedi Nuril.
Menurut Fedi tidak ada yang salah dengan memberikan komentar tentang kondisi apa pun di Indonesia. Karena Indonesia adalah negara demokrasi yang siapa saja bebas berpendapat.
Fedi menegaskan bahwa setelah mengutarakan pandanganya, dia tetap menjaga profesionalitas. Meskipun kritis, Fedi menekankan bahwa dirinya tidak ingin berbicara sembarangan.
"Kalau saya kan bicaranya juga dengan data, gak asal. Yang penting kan itu gak asal saja," tegasnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama