Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Superman Is Dead Rilis Lagu Baru Bergenre Keroncong, Ini Inspirasinya

Bihan Mokodompit • Sabtu, 30 November 2024 | 21:10 WIB

Superman Is Dead yang tampil baru dengan lagu keroncong.
Superman Is Dead yang tampil baru dengan lagu keroncong.

RADARTUBAN - Superman Is Dead (SID) kembali bikin gebrakan! Kali ini, mereka meninggalkan warna musik rock yang identik dengan band asal Bali ini dan memilih genre keroncong untuk single terbaru mereka, “1984.”

Lagu ini mengusung pesan kuat tentang kebebasan individu dan kolektif, terinspirasi dari novel distopia legendaris karya George Orwell.

Tak hanya itu, Kali ini SID berkolaborasi dengan grup musik keroncong Sekar Benawa asal Purwodadi, sehingga menambah keunikan karya terbaru mereka. Sudah dengar lagu ini?


Superman Is Dead Eksplorasi Genre Keroncong di Lagu “1984”

Mengeksplorasi genre di luar zona nyaman adalah langkah berani SID. Kali ini, mereka menyuguhkan nuansa keroncong lewat lagu “1984.”

Band yang dikenal dengan musik rock khasnya ini menggandeng Sekar Benawa, grup musik keroncong asal Purwodadi, untuk memberikan sentuhan autentik. Langkah ini membuktikan kalau SID tidak takut keluar dari pakem yang selama ini melekat pada mereka.

“1984” menjadi pembuktian kalau keroncong bisa jadi medium untuk menyuarakan pesan yang relevan dengan kehidupan modern. Lagu ini adalah bentuk penghormatan terhadap kemerdekaan yang sering kali direnggut oleh kekuasaan, baik lokal maupun global.

 

Terinspirasi Novel “1984” Karya George Orwell

Lirik “1984” punya makna mendalam, terinspirasi dari novel klasik karya George Orwell. Novel ini bercerita tentang kontrol pemerintah yang menghapus kebebasan individu dengan alasan keamanan. SID mengadaptasi tema ini ke realitas saat ini, di mana kebebasan sering kali dikorbankan atas nama wabah atau bencana alam.

Dalam liriknya, SID seakan mengajak pendengar untuk merenungkan kondisi dunia saat ini. Pesan ini diperkuat dengan kolaborasi bersama Sekar Benawa, yang berhasil membawa esensi keroncong menjadi lebih dinamis tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.


Kolaborasi dengan Sekar Benawa, Grup Musik Keroncong Asal Purwodadi

Kolaborasi dengan Sekar Benawa adalah salah satu hal yang membuat lagu ini terasa spesial. Grup musik asal Purwodadi ini dikenal dengan kepiawaiannya dalam memainkan keroncong yang sarat nilai seni dan tradisi.

Sentuhan keroncong Sekar Benawa berpadu apik dengan karakter suara Bobby Kool, Eka Rock, dan Jerinx. Hasilnya? Sebuah lagu yang tidak hanya unik, tetapi juga membawa pendengar ke suasana baru yang mengesankan.


“1984” dan Pesan Kebebasan yang Kuat

Lagu “1984” bukan hanya soal musik, tapi juga pesan mendalam tentang kebebasan. SID mengajak kita semua untuk tidak menyerah pada keadaan, terutama saat kebebasan kita dibatasi oleh pihak-pihak tertentu.

Pesan ini sangat relevan, terutama di era modern di mana isu-isu seperti ini semakin sering kita hadapi.

Lagu ini membuktikan kalau musik bisa menjadi medium perlawanan sekaligus refleksi. Dengan genre keroncong yang tidak biasa untuk SID, “1984” adalah karya yang berhasil menyentuh hati dan pikiran pendengarnya.



Superman Is Dead dengan “1984” benar-benar keluar dari zona nyaman mereka. Kolaborasi dengan Sekar Benawa dan eksplorasi genre keroncong memberikan warna baru yang segar. Lagu ini menjadi refleksi atas kondisi dunia saat ini, dengan pesan kuat tentang kebebasan yang tidak boleh dirampas. Sudahkah kamu mendengar lagu ini? Kalau belum, saatnya memasukkan “1984” ke playlist-mu sekarang juga! (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sekar benawa #keroncong #1984 #sid #lagu #superman is dead