RADARTUBAN - Selebgram, Clara Shinta kembali menjadi sorotan lantaran dituduh menjadi orang pertama yang menyebarkan video pendakwah Miftah Maulana menghina Sunhaji, penjual es teh kala mengisi ceramah di Magelang pada, Sabtu (30/11)
Tuduhan tersebut diunggah oleh akun @lanangetakat di sosial media X.
"Jika dalam waktu 1 x 24 jam saudari Clara Shinta belum juga muncul dan memberi keterangan yang jelas, maka kami akan memberi serangan cyber berupa opini dan narasi buruk tentang diri anda. Gus Miftah hanya korban, beliau telah didzolimi banya orang akibat perbuatan Clara Shinta."
"Kami Netizen Republik Indonesia, memberi ultimatum kepada saudari Clara Shinta untuk segera menyerahkan diri sebelum serangan-serangan cyber menghujani dunia maya. Kami harap anda segera muncul dan menjelaskan maksud dari tersebarnya video tersebut dengan selugas-lugasnya."
"Gus Miftah tak pantas dihujat yang pantas dihujat itu Clara Shinta", tulisnya pada Selasa (10/12).
Tuduhan tersebut dengan cepat menjadi viral. Sejumlah pendukung yang sejalan dengan pemilik akun itu langsung menghubungkannya dengan preferensi politik Clara Shinta.
Pada Pilpres sebelumnya, Clara Shinta dikenal sebagai influencer yang mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Dia aktif dalam kampanye dan bahkan hadir dalam Debat Calon Presiden yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum.
Nama Clara Shinta menduduki puncak trending topic di platform X sejak Rabu dini hari (11/12). Menyadari namanya tengah ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan, Clara Shinta merespons melalui unggahan di Instagram Story miliknya pada hari yang sama.
"Perasaan pemilu udah kelar lama banget sampai sekarang netizen kalau buat berita tetap bawa-nawa Pak Anies mulu, kasihan dan gak enak juga kalau terjadi apa-apa selalu dikaitkan, 'Oh, ini anak abah.' Apalagi yang casenya gak ada hubunganya sama Pak Anies, padahal kalian yang buat berita kalian yang ribut, tapi aku yang gakenakan jadinya," tulis Clara Shinta di Instagram Story.
Selanjutnya, Clara Shinta mengunggah sebuah video, dimana dia terlihat berbicara di depan kamera. Namun, dia memilih untuk mematikan suaranya dan menggantinya dengan alunan musik instrumental.
"Yaudahlah tidak usah tanggepin yang gak penting. Mari kita makan enak aja," tulisnya di atas video itu.
Beberapa netizen justru mengungkapkan, video yang menunjukkan Miftah memaki Sunhaji dengan kata "goblok" sebenarnya diunggah oleh akun YouTube PCNU Kabupaten Magelang.
Akun youtube itu tengah menayangkannya secara langsung. Dan setelah akun @lanangetakat menyebarkan tuduhan terhadap Clara Shinta, akun tersebut hilang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni