RADARTUBAN - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Artis senior Emilia Contessa meninggal dunia pada Senin (27/1), di RSUD Blambangan, Banyuwangi.
Kabar tersebut diketahui melalui unggahan dari sahabat sekaligus pengamat musik Stanley Tulung. Melalui media sosialnya, Stanley Tulung membagikan kabar duka ini.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Legenda Musik Indonesia, 'Emilia Contessa'. Semoga lapang jalanmu menuju keabadian yang sejati," tulis Stanley Tulung.
Ibunda dari penyanyi Denada ini wafat akibat serangan jantung mendadak yang menyebabkan acute lung oedema atau edema paru.
Koordinator Pelayanan Medis RSUD Blambangan, dr. Ayyub Erdianto, menjelaskan bahwa kegagalan fungsi pompa jantung menjadi penyebab utama kondisi tersebut.
"Kegagalan pompa jantung mengakibatkan oedem paru, sehingga memicu sesak berat," ujar Ayyub.
Emilia, sempat menjalani perawatan sejak pagi hari. Namun, pada pukul 17.00 WIB, kondisinya tiba-tiba memburuk dengan sesak napas berat.
"Rawat inap di RSUD Blambangan sejak pagi tadi, pukul 5 sore tiba-tiba beliau mendadak sesak berat," terang Ayyub.
Setelah mendapat penanganan medis dari dr. Nelly Mulyaningsih, spesialis jantung RSUD Blambangan, pihak rumah sakit memutuskan untuk memindahkannya ke ruang ICCU.
Selama perjalanan menuju ICCU, kondisi darurat kembali terjadi, dan tim medis melakukan upaya resusitasi.
Namun, usaha tersebut tidak berhasil, dan Emilia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.00 WIB.
Sebagaimana diketahui, semasa hidupnya, Emilia Contessa dikenal sebagai sosok multitalenta di dunia hiburan Indonesia pada era 1970-an.
Dia mengawali karier sebagai model, aktris, dan penyanyi yang berhasil mencuri perhatian masyarakat melalui karya-karyanya.
Tak hanya aktif di dunia seni, Emilia juga pernah menjajal dunia politik sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Jawa Timur pada periode 2014-2019.
Emilia Contessa lahir di Banyuwangi pada 23 September 1957 dengan nama asli Nur Indah Cintra Sukma Munsyi.
Sebagai artis, dia membintangi sejumlah film seperti Perkawinan, Tetesan Air Mata Ibu, Benyamin Raja Lenong dan masib banyak lagi.
Selain itu dia dikenal karena suara emasnya yang membawakan berbagai lagu hits pada masanya seperti lagu Angin Malam, Layu Sebelum Berkembang dan Flamboyan.
Selain dikenal sebagai artis dan politisi, Emilia juga dikenal sebagai ibu dari penyanyi Denada Tambunan.
Hubungan keduanya kerap menjadi sorotan karena kedekatan mereka, baik di kehidupan pribadi maupun di dunia hiburan.
Karya dan kiprahnya di berbagai bidang membuat nama Emilia Contessa tetap dikenang hingga saat ini. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan dan masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni