RADARTUBAN - Musisi Ari Bias membandingkan respons Krisdayanti dan Agnez Mo terkait izin dan royalti lagu ciptaannya.
Ari Bias mengaku telah mengirimkan surat kepada sejumlah penyanyi yang pernah merekam lagunya, termasuk Krisdayanti dan Agnez Mo.
Surat tersebut berisi imbauan agar para penyanyi meminta izin dan mendiskusikan masalah royalti sebelum membawakan lagu ciptaannya untuk kepentingan komersial.
Ari Bias mengungkapkan bahwa Krisdayanti merespons imbauannya dengan sangat baik.
"Krisdayanti langsung menghubungi saya, dan setiap konsernya, akhirnya Krisdayanti membayar royaltinya langsung ke saya. Seperti itu, saya sesimpel itu," kata Ari Bias
Ari juga menyoroti bahwa Krisdayanti sangat menghormati royalti atas lagu-lagu ciptaannya.
Bahkan, manajemen Krisdayanti kini memasukkan pembayaran untuk pencipta lagu ke dalam riders yang harus dipenuhi oleh penyelenggara acara.
Sebaliknya, Ari Bias menyebut Agnez Mo tidak memberikan respons terhadap imbauannya.
Akibatnya, Ari Bias merasa perlu untuk mengambil tindakan hukum ketika mengetahui Agnez Mo membawakan lagu "Bilang Saja" dan lagu-lagu lainnya tanpa izim.
"Karena (Agnez) ini tidak ada respons, akhirnya kita jadi jauh sampai ke perkara perdata dan pidananya.
Sejauh ini lagu-lagu yang saya ciptakan, hanya Agnez Mo saja yang belum bayar, enggak bayar," ungkapnya.
Kasus antara Ari Bias dan Agnez Mo terkait royalti lagu "Bilang Saja" berujung ke pengadilan.
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan Agnez Mo bersalah atas pelanggaran hak cipta dan menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 1,5 miliar.
Kasus ini bermula dari laporan Ari Bias ke Bareskrim Polri pada 19 Juni 2024, atas dugaan pelanggaran hak cipta.
Ari Bias menyatakan bahwa Agnez Mo telah membawakan lagu "Bilang Saja" dalam tiga konser di Jakarta, Bandung, dan Surabaya tanpa izin.
Ari Bias menjelaskan bahwa dirinya baru menyadari adanya hak ekonomi bagi pencipta lagu dalam setiap konser setelah bergabung dengan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI).
Dia juga mengungkapkan kekecewaannya karena merasa tidak mendapatkan apa-apa saat Agnez Mo membawakan lagunya dalam konser besar, sementara semua pihak yang terlibat dibayar.
Ari Bias menegaskan bahwa tujuannya bukan hanya soal uang, tetapi juga etika. Dia mengatakan bahwa dirinya fleksibel dalam menentukan biaya lisensi, bahkan bisa memberikan gratis jika memang suka.
Ari Bias juga menyayangkan sikap manajemen Agnez Mo yang tidak memberikan jawaban pasti terkait permintaannya, meskipun sudah dimediasi oleh Ahmad Dhani. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni