RADARTUBAN - Kisah menyedihkan Norma Risma, perempuan asal Serang sempat menghebohkan publik pada tahun 2022 karena mengalami pengkhianatan getir dari suami dan ibu kandungnya sendiri.
Kini, kisah tragis tersebut telah diangkat ke layar lebar dengan judul "Norma: Antara Mertua dan Menantu."
Norma Risma tampak hadir dalam acara peluncuran trailer film tersebut di Metropole XXI, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/2).
Saat ditanya perihal hubungannya dengan sang ibu, Rihana, Norma tidak mengungkapkan detail hubungan mereka saat ini. Dia memilih untuk merahasiakannya dan hanya ingin orang-orang terdekatnya saja yang mengetahuinya.
"Intinya anak sama orang tua pasti enggak ada bekasnya, dan untuk hubungan aku sama ibu aku, biar orang terdekatku aja yang tahu," ujar Norma.
Norma juga menambahkan bahwa biarlah waktu yang akan menjawab bagaimana hubungannya dengan sang ibu kedepannya.
"Dan mungkin nanti seiring berjalannya waktu pasti akan kelihatan," imbuhnya.
Saat ini, Norma hanya tinggal berdua dengan sang ayah. Meskipun telah dikhianati, dia menegaskan bahwa bagaimanapun juga Rihanah tetaplah ibu kandungnya.
"Tapi intinya sekarang cuma tinggal berdua sama bapak. Itu aja sih. Yang penting aku tahu, aku di sini anak dan yang di sana tetap ibuku. Jadi cukup orang terdekat aja yang tahu (bagaimana hubunganku)," tutur Norma.
Film "Norma: Antara Mertua dan Menantu" yang terinspirasi dari kisah nyata Norma Risma ini dibawakan oleh Tissa Biani sebagai Norma, Yusuf Mahardika sebagai Rozy (mantan suami Norma), dan Wulan Guritno sebagai Rihanah (ibu kandung Norma).
Trailer film ini telah dirilis pada hari Rabu (26/2) dan akan tayang di momen lebaran 2025 nanti.
Trailer dimulai dengan adegan sukacita pernikahan antara Norma dan Rozy yang terlihat bahagia. Namun, kebahagiaan itu dengan cepat berubah menjadi mimpi buruk saat Norma mengetahui perselingkuhan suaminya dengan ibu kandungnya sendiri.
Selain itu, trailer juga menampilkan sejumlah adegan yang memperlihatkan pengkhianatan tersebut, termasuk adegan ketika Rozy dan Rihanah berhubungan badan sampai akhirnya digerebek oleh warga. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama