RADARTUBAN- Musisi muda berbakat, Nadin Amizah, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pengalaman kurang menyenangkan usai tampil di Pasar Senggol, Bekasi, pada Jumat (4/7).
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Nadin mengaku mengalami pelecehan fisik di tengah kerumunan penonton yang mendorong dan menyentuh tubuhnya secara tidak pantas.
“Saya sangat kecewa pada kalian,” tulis Nadin lewat fitur story.
Dia mengungkapkan rasa marah dan kecewa yang mendalam atas perlakuan tidak sopan yang diterimanya.
“Tubuh aku yang sangat aku jaga kesentuh orang dan aku merasa marah ke diri sendiri karena kejadian seperti itu lagi,” lanjutnya.
Tak hanya menumpahkan kekesalan, Nadin juga menegaskan bahwa orang-orang yang melakukan tindakan tersebut bukanlah penggemar sejati.
“You guys are not fans,” tegasnya.
Insiden ini bukan yang pertama dialami oleh pelantun lagu “Sorai”. Pada September 2023, Nadin juga mengalami pelecehan serupa usai tampil di acara musik di Bandung.
Kala itu, meski penjagaan ketat diterapkan, situasi yang ricuh membuat kerumunan penonton tetap berhasil menyentuhnya tanpa izin.
Kejadian berulang ini menggambarkan betapa rentannya musisi terhadap tindakan tidak pantas dari segelintir individu di tengah massa.
Padahal, sudah semestinya momen pasca konser menjadi ruang aman bagi artis maupun penonton.
Kasus yang dialami Nadin Amizah menjadi alarm serius bagi penyelenggara acara dan masyarakat umum untuk semakin peduli terhadap keamanan dan kenyamanan artis saat berinteraksi dengan penggemar.
Menjaga batas dan menghormati ruang pribadi adalah hal yang fundamental dalam menjunjung etika sebagai penonton konser.
Dukungan terhadap Nadin pun membanjiri media sosial, dengan banyak netizen menyuarakan kecaman terhadap pelaku dan pentingnya edukasi soal pelecehan di ruang publik. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni