Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral Data Medis Dara Arafah Disebar Lewat Status WA, Perusahaan Asuransi Ambil Tindakan Tegas

Dalillah Hizkel Aimy • Jumat, 11 Juli 2025 | 02:40 WIB
Data pribadi Dara Arafah tersebar melalui status whatsapp petugas asuransi
Data pribadi Dara Arafah tersebar melalui status whatsapp petugas asuransi

RADARTUBAN - Media sosial tengah digemparkan oleh viralnya status WhatsApp milik seorang petugas asuransi yang menyebarkan data pribadi selebgram Dara Arafah.

Data medis tersebut disertai dengan narasi meremehkan kondisi kesehatannya, sehingga memicu kemarahan publik.

Kejadian Berawal dari Status WhatsApp Unggahan tersebut menampilkan diagnosis medis seperti febris, GEA (gastroenteritis akut), dan abdominal pain, lengkap dengan tulisan bernada sinis:

“Huru hara karena doi selebgram, padahal dx cuma...” Caption tersebut langsung menuai reaksi negatif karena dianggap tidak etis dan mencederai privasi pasien.

Setelah ditelusuri, sosok yang membagikan informasi tersebut diketahui bernama Nadia Venika.

Ia sempat disangka sebagai staf di MMC Hospital, namun hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Nadia adalah bagian dari Global Excel Indonesia, sebuah perusahaan pengelola asuransi yang menangani urusan klaim kesehatan nasabah.

Dara secara resmi meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut dan dalam unggahan terbarunya.

Dia turut menyertakan surat pemutusan hubungan kerja atas nama Nadia Venika, oknum yang diduga menyebarkan informasi pribadi tanpa izin.

Dalam unggahan yang telah viral di media sosial, Dara membagikan foto surat pemutusan kerja yang ditujukan kepada saudari Nadia Venika, dikeluarkan oleh perusahaan Global Excel Indonesia.

Surat tersebut menjadi bukti nyata bahwa Nadia bukan lagi bagian dari perusahaan yang menangani klaim asuransi kesehatan tersebut.

Dara menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mempertahankan hak atas privasi dan mendorong akuntabilitas pihak-pihak terkait.

Ia juga menekankan bahwa penyebaran informasi medis secara sembarangan, apalagi disertai narasi merendahkan, tidak bisa ditoleransi di era perlindungan data pribadi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#privasi pasien #Status WhatsApp #data pribadi #selebgram #petugas asuransi #tulisan bernada sinis #dara arafah