RADARTUBAN - Tahun ini sepertinya menjadi tahun yang tidak begitu menyenangkan bagi penggemar game balap.
Setelah kabar buruk dari Forza dan WRC, kini giliran Need for Speed yang menjadi salah satu waralaba ikonik resmi ditangguhkan oleh Electronic Arts atau EA.
Selain seri game NFS, situs web seperti Speedhunters yang selama ini didanai oleh EA juga terkena nasib serupa tanpa adanya pengumuman resmi.
Kabar ini pertama kali muncul melalui unggahan dari Matthew Everingham, seorang fotografer dan kontributor lama dari Speedhunters.
Dia mengkonfirmasi bahwa EA telah menghentikan pendanaan dan aktivitas dari situs tersebut.
Karna hal tersebut, Everingham mengucapkan terima kasih atas perjalanan panjang yang dia lalui bersama komunitas di Speedhunters.
Sedangkan Need for Speed sendiri telah menjadi ikon penting game balap sejak debutnya pada tahun 90-an.
Tak sekedar permainan, waralaba ini juga merambah ke industri lain seperti film, hingga mampu mendanai situs web Speedhunters yang mengangkat cerita dan fotografi mobil dari seluruh dunia.
Hingga saat ini EA tidak memberikan pernyataan resmi terkait dibekukannya waralaba Need for Speed dan situs Speedhunters.
Tetapi pada awal tahun ini, perusahaan tersebut mengumumkan sebagai besar tim pengembang Criterion, studio dibalik Need for Speed akan dialihkan untuk membantu pengembangan game Battlefield terbaru.
Meski begitu, pihak EA dikabarkan akan menghidupkan kembali Need for Speed di masa mendatang.
Karena sebagian besar tim pengembang dialihkan, maka saat ini tidak ada proyek Need for Speed yang tengah aktif dikembangkan.
Hal ini menandakan waralaba ikonik tersebut memasuki masa vakum untuk waktu yang tidak ditentukan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama