RADARTUBAN - Wahana Musik Indonesia (WANI) mendapatkan teguran keras dari Ari Lasso.
Hal ini dikarenakan Ari Lasso hanya mendapatkan royalti sebesar Rp 700 ribu dari pihak WAMI dari yang seharusnya mendapatkan royalti sebanyak puluhan juta rupiah.
"Saya bingung membaca dari sekian puluh juta yang menetes hanya Rp 700-an ribu. Saya telepon sahabat saya mas Meidy Aquarius @meidif yang sempat di WAMI, dia pun juga bingung, dan menjawab gue sudah nggak di WAMI," ujar Ari Lasso.
Tak hanya menyinggung soal royalti yang ia dapatkan, Ari Lasso juga menyinggung manajemen WAMI yang sangat buruk dalam penyerahan royalti.
Ari Lasso mengatakan pihak WAMI dalam memberikan royalti melalui nomor rekening orang lain tidak langsung kepada dirinya (penerima royalti).
"Kekonyolan yang paling hebat adalah anda transfer ke rekening Mutholah Rizal. Terus hitungan In laporan Ari Lasso itu punya saya atau punya Pak Mutholah Rizal ? Atau hitungan itu punya saya tapi WAMI salah transfer ke Mutholah Rizal?," ungkap Ari Lasso.
Ari Lasso menyayangkan hal yang dilakukan oleh WAMI tersebut, sebab jelas dapat merugikan anggota WAMI yang lainnya.
Selain itu menurut Ari Lasso tindakan tersebut dapat merugikan pihak Dijren Pajak.
"Banyak 'permainan' atau kecerobohan yang cukup layak rasanya untuk diperiksa lembaga negara dalam hal ini mungkin BPK, KPK, atau Bareskrim. Bukan untuk menghukum, tapi menjadikan @wami.id sebgai sebuah lembaga yang kredibel," ungkap Ari Lasso.
Akan tetapi, hingga saat ini pihak WAMI belum memberikan reaksi apapun atas teguran yang diberikan oleh Ari Lasso tersebut, terkait pembayaran royalti. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama