Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meruwat dan Merawat Semangat Berkesenian Dari Pameran Seni Rupa Titik Kumpul

Andreyan (An) • Rabu, 20 Agustus 2025 | 22:40 WIB

 

Gedung Budayaloka Tuban menampilkan pameran seni rupa Ruwat-Rawat, menghadirkan karya seniman lokal hingga nasional.
Gedung Budayaloka Tuban menampilkan pameran seni rupa Ruwat-Rawat, menghadirkan karya seniman lokal hingga nasional.

RADARTUBAN - Sebuah ruang refleksi disuguhkan lewat pameran seni rupa Titik Kumpul di Gedung Budayaloka Tuban.

Penampilan karya seni bertajuk Ruwat-Rawat itu tak hanya memanjakan mata pengunjung lokal, namun juga membawa penikmat seni luar daerah yang berdatangan sejak dibuka 16 Agustus lalu.

Fuady Kresna, ketua panitia kegiatan mengatakan, pameran seni rupa Titik Kumpul merupakan edisi ketiga diadakan secara berturut-turut tiga tahun terakhir di Kota Legen.

‘’Kegiatan ini menampilkan karya seni dari 37 seniman lintas generasi, mulai dari nama-nama senior hingga seniman muda,'’ ujar dia.

Sebanyak 37 seniman yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut berasal dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Malang, Ponorogo, Tasikmalaya, Yogyakarta, dan Jakarta.

Ada 101 karya seni yang ditampilkan dalam pameran tersebut, meliputi lukisan di kanvas, ilustrasi seni, hingga instalasi seni.

Sementara itu, tema Ruwat-Rawat dipilih berdasarkan hasil penyatuan pemikiran panjang dari seluruh seniman yang berpartisipasi pada kegiatan pameran tersebut.

Dijelaskan Fuad, secara harfiah makna Ruwat memiliki arti pembersih diri, sementara Rawat memiliki makna merawat yang sudah ada dalam kondisi saat ini.

Sekaligus mengajak para pengunjung untuk tidak hanya menikmati karya seni secara visual.

Namun juga menjadi bahan perenungan serta bahan kontemplasi melihat beragam karya seni yang sebagian besar berisi tentang kritik terhadap diri sendiri, kritik sosial, ataupun kritik terhadap kondisi saat ini.

‘’Setelah melalui perenungan itu, diharapkan bisa menjadi bahan intropeksi diri, apa yang sekiranya kurang bisa diperbaiki sedangkan yang sudah baik agar bisa dijaga atau merawatnya,’’ beber dia.

Lebih lanjut dikatakan pria asal Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban itu, tujuan dari adanya kegiatan ini yang paling utama adalah untuk meningkatkan kualitas karya seni di Kabupaten Tuban melalui kolaborasi dengan sejumlah seniman ternama.

‘’Melalui kualitas seni yang dipamerkan ini, semoga menjadi pemantik semangat seniman lokal agar tidak tertinggal dengan karya seni yang dihasilkan seniman-seniman luar daerah,’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #lukisan #Pameran Seni Rupa #Malang #tasikmalaya #surabaya #ponorogo #generasi #seniman