RADARTUBAN – Kabar mengejutkan sempat beredar bahwa penyanyi pop dunia Dua Lipa memecat agennya, David Levy, yang dikenal pro-Israel.
Namun, pihak manajemen langsung membantah isu tersebut.
Rumor Berawal dari Kelompok Musik Kneecap
Isu pemecatan muncul setelah kelompok musik Kneecap menyebut David Levy terlibat dalam penolakan aktivisme musisi pro-Palestina di industri musik.
Bahkan, Levy dituding berperan dalam penghapusan nama Kneecap dan beberapa grup lain dari daftar tampil di festival musik Glastonbury.
Tindakan itu disebut berkaitan dengan kritik terhadap dugaan genosida Israel di Gaza.
Klarifikasi dari Manajemen Dua Lipa
Menanggapi kabar yang ramai dibicarakan, WME selaku manajemen Dua Lipa memastikan bahwa Levy sudah tidak lagi terlibat dalam urusan profesional sang penyanyi sejak 2019.
Bahkan, pada awal tahun ini Levy diketahui telah menghapus akun terkait Lipa serta mundur dari beberapa proyek.
“Tidak ada dasar untuk menyebut Dua Lipa memecat David Levy atas alasan politik,” tegas pihak manajemen.
Tuduhan Hanya Clickbait
Dua Lipa sendiri menegaskan bahwa isu tersebut hanyalah berita palsu yang digoreng demi clickbait.
Ia menolak klaim bahwa dirinya mengambil keputusan berdasarkan sentimen politik.
“Berita ini dibuat hanya untuk memancing perhatian,” tegas pelantun Levitating itu. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni