RADARTUBAN — Taylor Swift kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung musik dunia.
Taylor kini resmi menjadi artis wanita pertama yang berhasil melampaui angka 100 juta penjualan album, sebuah pencapaian luar biasa yang tercatat oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika (RIAA).
Menurut laporan dari laman People pada Senin (6/10), Penyanyi asal Amerika Serikat tersebut telah mencatatkan penjualan lebih dari 105 juta album di seluruh dunia.
Angka fantastis ini menempatkannya sebagai satu-satunya artis wanita dalam sejarah musik modern yang berhasil menembus pencapaian tersebut.
Album 1989 yang dirilis pada tahun 2014 menjadi karya paling sukses dalam katalog musik Taylor Swift, dengan penjualan menembus angka 14 juta kopi di seluruh dunia.
Kesuksesan ini diikuti oleh "Fearless" yang meluncur pada 2008 dan terjual sebanyak 11 juta unit, serta "Red" yang hadir di tahun 2012 dan berhasil mencatat penjualan hingga 8 juta kopi.
Album debut Taylor Swift yang dirilis pada 2006, bersama karya terbarunya "The Tortured Poets Department" (2024), turut mencatatkan angka penjualan yang mengesankan.
Dua album dari era yang sangat berbeda ini menjadi bukti nyata konsistensi komersial sang mega bintang selama hampir dua dekade berkarier di industri musik.
Dalam jajaran penjualan album sepanjang masa, Taylor Swift berdiri di puncak sebagai artis wanita dengan angka tertinggi.
Meski begitu, secara keseluruhan penyanyi asal Amerika Serikat tersebut masih berada di bawah beberapa legenda musik dunia seperti The Beatles yang mencatat 183 juta unit, Garth Brooks dengan 162 juta unit, Elvis Presley dengan 146,5 juta unit, dan The Eagles yang menorehkan 120 juta unit.
Lebih dari sekadar angka, keberhasilannya mempertegas peran Swift sebagai ikon budaya pop global, sosok yang pengaruhnya melintasi batas usia, generasi, dan genre musik.
Taylor bukan hanya mencetak rekor, tapi juga membentuk sejarah.
Di tengah sorotan atas pencapaian bersejarahnya, Taylor Swift tak berhenti berkarya.
Dia kini tengah bersiap menyambut perilisan album studio ke-12 yang bertajuk The Life of a Showgirl, dijadwalkan rilis pada 3 Oktober 2025.
Album ini digambarkan sebagai cerminan dari perjalanan emosional dan pengalaman pribadi Taylor Swift selama menjalani The Eras Tour yang fenomenal.
Dalam karya terbarunya itu, Taylor Swift juga mengumumkan sebuah acara spesial bertajuk “Pesta Perilisan Resmi Seorang Showgirl.”
Acara ini akan digelar secara eksklusif di bioskop pada 3 hingga 5 Oktober, menghadirkan pengalaman sinematik yang dirancang untuk merayakan babak baru dalam perjalanan musiknya.
Dalam acara spesial ini, Taylor Swift akan mempersembahkan pemutaran perdana video musik The Fate of Ophelia, lengkap dengan cuplikan eksklusif dari proses kreatif di balik layar pembuatannya.
Dengan lebih dari 100 juta album terjual dan karya baru yang terus mengalir, Taylor Swift tak henti membuktikan bahwa dirinya adalah kekuatan besar di industri musik dunia. (*/tia)
Editor : radar tuban digital