RADARTUBAN - Baru-baru ini Meta resmi kembali merilis fitur baru berbasis AI di Facebook.
Fitur baru ini mampu memindai foto di galeri ponsel untuk menghasilkan kolase maupun hasil editan yang lebih menarik.
Setelah melalui masa uji coba selama beberapa bulan, fitur berbasis AI ini akhirnya siap dirilis Meta untuk pengguna di kawasan Amerika Utara.
Berjalan dengan sistem opt-in, fitur baru ini hanya akan aktif jika pengguna telah memberikan izin ke Facebook untuk mengakses rol kamera.
Setelah diaktifkan, AI akan memindai foto berdasarkan waktu, lokasi, dan tema untuk menemukan momen tersembunyi yang layak dibagikan ke Facebook.
Hasil kurasi AI tersebut akan muncul secara otomatis sebagai rekomendasi kolase atau editan di beranda dan stories Facebook.
Rekomendasi ini akan bersifat privat hingga pengguna memutuskan untuk membagikannya.
Meta mengatakan bahwa foto di perangkat tidak akan digunakan untuk melatih model AI, kecuali pengguna membagikannya, atau mengedit menggunakan alat AI yang disediakan oleh Meta.
Selain itu, perusahaan juga berjanji fitur ini tidak akan dimanfaatkan untuk keperluan personalisasi iklan.
Meta menyediakan opsi untuk mematikan fitur ini jika pengguna tidak menginginkannya. Dengan begitu, pengguna Facebook tetap memiliki kontrol penuh atas privasi mereka.
Setelah meluncur di Amerika Serikat dana Kanada, Meta merencanakan akan menghadirkan fitur baru ini ke lebih banyak negara dalama waktu dekat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama