RADARTUBAN — Kabar perceraian pasangan selebritas Raisa Andriana dan Hamish Daud terus menjadi perbincangan hangat publik.
Setelah berita gugatan cerai diajukan oleh Raisa, kini muncul isu baru yang membuat warganet semakin geger: dugaan adanya orang ketiga yang disebut-sebut tengah hamil.
Pengakuan dari Akun TikTok Picu Heboh Warganet
Isu ini mencuat setelah akun TikTok @mbardee membagikan pengakuan mengejutkan yang kemudian diunggah ulang oleh akun @helena_michaella.
Dalam unggahannya, akun tersebut menulis klaim bahwa orang ketiga yang diduga menjalin hubungan dengan Hamish Daud kini tengah mengandung.
Baca Juga: Raisa dan Hamish Akhiri Pernikahan, Janji Tetap Jadi Orang Tua yang Baik
“Dapat info dari orang dalam, pacarnya Hamish hamil dan nuntut minta dinikahin. Makanya Raisa cerai,” tulis akun @mbardee dalam tangkapan layar yang beredar luas di media sosial.
Unggahan tersebut sontak memicu kehebohan di kalangan warganet.
Banyak yang menyatakan rasa tidak percaya, sementara sebagian lainnya menyampaikan empati dan dukungan untuk Raisa.
Publik Berharap Isu Ini Tak Benar
Seiring dengan viralnya kabar ini, sejumlah penggemar dan masyarakat berharap bahwa isu tersebut tidak benar adanya.
Mereka menilai, jika rumor tersebut terbukti, hal itu tentu menjadi pukulan berat bagi Raisa yang selama ini dikenal dengan citra keluarga harmonisnya.
Meski begitu, hingga kini baik Raisa maupun Hamish Daud belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait rumor orang ketiga maupun alasan pasti perceraian mereka.
Publik Masih Menebak-nebak Alasan Perceraian
Ketiadaan konfirmasi dari kedua belah pihak membuat spekulasi publik terus berkembang.
Sebelumnya, kabar perceraian Raisa dan Hamish Daud sudah lebih dulu menghebohkan karena dianggap sebagai salah satu pasangan selebritas paling serasi di Indonesia.
Namun kini, berbagai isu mulai bermunculan — mulai dari perbedaan prinsip hingga dugaan perselingkuhan.
Meski begitu, publik diharapkan tetap menunggu informasi resmi dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni