RADARTUBAN – Aktor peraih banyak penghargaan, Reza Rahadian, resmi melakukan debut penyutradaraan film panjangnya melalui drama berjudul Pangku yang tayang di bioskop mulai 6 November 2025.
Dalam sebuah wawancara mendalam di kanal YouTube Grace Tahir, Reza mengungkapkan bahwa film ini merupakan karya yang sangat personal.
Didedikasikan sebagai penghargaan tertinggi bagi perjuangan ibunya yang merupakan seorang ibu tunggal, sekaligus untuk semua perempuan yang berjuang dalam keterbatasan pilihan hidup.
Reza Rahadian, yang dikenal sebagai salah satu aktor terbaik Indonesia, menjelaskan bahwa film Pangku terinspirasi dari dua hal.
Baca Juga: Nadin Amizah Restui Lagu Rayuan Perempuan Gila Jadi Soundtrack Film Pangku Garapan Reza Rahardian
Pertama, fenomena sosial “kopi pangku” di jalur Pantura, di mana pramusaji menyajikan kopi sambil duduk di pangkuan pelanggan.
“Film ini berangkat dari fenomena yang ada, tentang orang-orang yang hanya berusaha survive (bertahan hidup), terpinggirkan, dan hanya ingin menafkahi keluarga. Itu yang menjadi daya tarik bagi saya untuk diangkat,” ujar Reza.
Namun, ia menegaskan bahwa inti emosional cerita ditarik dari pengalaman pribadinya.
“Saya dibesarkan oleh seorang single mother (ibu tunggal), dan saya melihat perjuangan para perempuan ini setara dengan perjuangan ibu saya. Jadi, film ini adalah bentuk apresiasi untuk setiap ibu di dunia,” tambahnya.
Reza bahkan menceritakan momen haru saat ibunya menonton film tersebut.
“Mama sampai menangis, tangannya gemetar. Ini sangat dekat dengan kisah hidupnya. Film ini berhasil membuat para ibu tunggal yang menonton merasa ‘dilihat’ dan ‘dihargai’,” ungkap Reza.
Dalam peran barunya, Reza menerapkan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ia mengaku tidak ingin menjadi “bos” di lokasi syuting.
“Peran sutradara itu lebih sebagai partner bagi aktor. Saya berusaha lebih empatik, meluangkan waktu untuk berdiskusi tentang karakter mereka,” katanya.
Meskipun menyutradarai adalah tantangan kreatif yang ia nikmati, Reza juga harus mempelajari sisi bisnis perfilman, termasuk pemasaran dan penganggaran, yang ia sebut sebagai hal yang “rumit”.
Dia mengakui bahwa nama besar aktor—termasuk dirinya—sering menjadi faktor utama bagi investor dan strategi promosi film.
Sebelum tayang di Indonesia, film Pangku (judul internasional: On Your Lap) telah mengukir prestasi gemilang di kancah internasional.
Film ini berhasil memenangkan empat penghargaan bergengsi di Busan International Film Festival (BIFF) 2025 di Korea Selatan.
Salah satunya KB Vision Audience Award (Penghargaan Pilihan Penonton) dan FIPRESCI Award (Penghargaan Kritikus Film Internasional).
Baca Juga: Debut Sutradara Reza Rahadian dengan Film Pangku Raih 4 Penghargaan di Busan, Siap Tayang November
Keberhasilan ini berlanjut di tingkat nasional dengan meraih tujuh nominasi di Festival Film Indonesia (FFI) 2025, termasuk kategori Film Terbaik.
Film yang dibintangi Claresta Taufan, Fedi Nuril, dan Christine Hakim ini menjadi penanda keseriusan Reza Rahadian dalam dunia penyutradaraan.
Reza berharap kisah Sartika (Claresta Taufan)—seorang perempuan yang terpaksa bekerja di kedai kopi pangku demi membesarkan anaknya—dapat memberikan inspirasi tentang cinta, kehadiran, dan komunikasi dalam keluarga. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama