Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setelah 8 Tahun Hening, Banda Neira Kembali dengan Wajah Baru dan Semangat yang Tumbuh

Imanda Najwa Kirana Dewi • Sabtu, 8 November 2025 | 23:50 WIB

Banda Neira adalah duo musik indie akustik Indonesia yang kembali dengan formasi baru dan karya terbaru mereka.
Banda Neira adalah duo musik indie akustik Indonesia yang kembali dengan formasi baru dan karya terbaru mereka.

RADARTUBAN – Setelah delapan tahun vakum dari dunia musik, grup folk legendaris Banda Neira akhirnya resmi kembali.

Duo yang kini beranggotakan Ananda Badudu dan Sasha Iguana ini memperkenalkan diri dengan wajah baru melalui perilisan album “Tumbuh dan Menjadi” serta tur intim bertajuk “Berjalan Lebih Jauh.”

Kembalinya Banda Neira bukan sekadar reuni, tetapi juga perjalanan spiritual dan emosional yang panjang.

Bagi Ananda Badudu, keputusan untuk menghidupkan kembali nama Banda Neira lahir dari momen reflektif yang tak terduga.

Momen Emosional di Pestapora yang Mengubah Segalanya

Awalnya, Ananda tidak memiliki niat untuk kembali menggunakan nama Banda Neira setelah bubarnya grup tersebut pada 2016.

Namun, di akhir tahun 2023, saat tampil solo di festival Pestapora, ia dihadapkan pada lautan penonton yang serempak menyanyikan lagu-lagu Banda Neira dengan penuh semangat.

“Panggung itu bikin saya kena mental,” ujar Ananda jujur.

“Rasanya bersalah karena selama delapan tahun saya tidak mempertanggungjawabkan karya-karya Banda Neira di depan pendengar.”

Momen itu menjadi titik balik. Ananda sadar bahwa lagu-lagu Banda Neira telah hidup di hati pendengar, bahkan saat dirinya memilih diam. Dari sanalah tekad untuk “menumbuhkan kembali” Banda Neira mulai tumbuh.

Sasha Iguana, Wajah Baru yang Membawa Energi Segar

Dalam proses kreatif album terbaru, Ananda menggandeng Sasha Iguana—penyanyi dan pemain biola yang dikenal sejak era 1990-an.

Keputusan ini awalnya sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan penggemar, namun Ananda menegaskan bahwa kehadiran Sasha bukan untuk menggantikan personel lama, melainkan membawa warna baru.

“Sasha mempercepat proses kreatif,” kata Ananda.

“Dia bukan pengganti, tapi rekan perjalanan baru yang membantu Banda Neira membuka babak berikutnya.”

Sementara Sasha sendiri menyampaikan hal senada. “Saya tidak datang untuk menggantikan siapa pun. Saya hanya ingin melanjutkan perjalanan ini dengan energi baru,” tuturnya dengan nada penuh hormat.

Album “Tumbuh dan Menjadi”: Sebuah Narasi Tentang Kehidupan

Album “Tumbuh dan Menjadi” berisi sembilan lagu yang menjadi simbol perjalanan panjang Banda Neira—baik secara musikal maupun personal.

Album ini juga menjadi penutup dari trilogi karya mereka setelah “Berjalan Lebih Jauh” (2013) dan “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” (2016).

Setiap lagu disusun secara berurutan oleh Ananda untuk membentuk satu cerita utuh tentang perjalanan manusia:

tentang terus bermimpi, mengejar cita-cita tanpa batas, mengakui kelelahan, memberi ruang untuk beristirahat, lalu bangkit kembali.

“Album ini tentang hidup—tentang menerima dan menumbuhkan kembali diri sendiri,” ujar Ananda.

Kawan Berjalan: Cinta yang Tak Pernah Padam

Tak bisa dipungkiri, keputusan Banda Neira untuk kembali tentu menimbulkan beragam reaksi.

Namun kekhawatiran itu langsung sirna saat penggemar—yang menamakan diri Kawan Berjalan—menyambut hangat kabar comeback mereka.

“Saya merasa berutang pada pendengar. Mereka yang terus memutar lagu-lagu Banda Neira saat kami vakum adalah alasan terbesar kami kembali,” kata Ananda dengan mata berkaca-kaca.

Tur “Berjalan Lebih Jauh”: Menyapa dari Dekat

Sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar, Banda Neira menggelar tur intim bertajuk “Berjalan Lebih Jauh.”

Konsep panggung yang hangat dan sederhana dipilih agar penonton bisa merasakan kembali kedekatan emosional khas pertunjukan Banda Neira.

Tur ini akan menyambangi sembilan kota besar di Indonesia: Solo, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Jakarta, Bandung, Bogor, dan ditutup di Bali.

Setiap kota akan menghadirkan bintang tamu spesial yang berbeda sebagai kejutan bagi para Kawan Berjalan.

Penjualan tiket yang dibuka melalui akun Instagram resmi Banda Neira pun menunjukkan antusiasme luar biasa—menandakan kerinduan mendalam pendengar terhadap musik mereka.

Tumbuh, Menjadi, dan Berjalan Lebih Jauh

Kembalinya Banda Neira bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga simbol bahwa setiap perjalanan yang sempat berhenti masih bisa tumbuh kembali.

Dengan formasi baru dan semangat yang lebih matang, Banda Neira kini hadir bukan sekadar untuk mengulang masa lalu, melainkan untuk menulis bab baru tentang keberanian, kejujuran, dan ketulusan dalam bermusik.

Banda Neira telah kembali—dengan wajah baru, dengan cerita baru, dan dengan keyakinan bahwa musik yang lahir dari hati, akan selalu menemukan jalannya kembali ke hati. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#musik #album baru #Tumbuh dan Menjadi #banda neira #berjalan lebih jauh #Tumbuh Menjadi Kekayaan