Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ditegur Atta Halilintar soal Ameena, Krisdayanti Akui Belajar Turunkan Ego sebagai Nenek

Asmaul Yuli Wijayanti • Rabu, 26 November 2025 | 01:05 WIB
Atta menegur Krisdayanti karena Ameena kecanduan permen. KD mengaku kini lebih menghormati aturan yang dibuat Aurel dan Atta
Atta menegur Krisdayanti karena Ameena kecanduan permen. KD mengaku kini lebih menghormati aturan yang dibuat Aurel dan Atta

RADARTUBAN- Sebagai seorang nenek yang sangat memanjakan cucu-cucunya, nampaknya Krisdayanti pernah mendapatkan teguran langsung dari Atta Halilintar.

Ia ditegur karena kerap kali memberikan permen kepada sang cucu, Ameena secara berlebihan.

Karena hal tersebut Ameena sempat mengalami kecanduan permen hingga sulit makan.

Sebagai orang tua, Atta bahkan sempat mengirimkan video Ameena ketika menangis kepada Krisdayanti, hal tersebut ia lakukan sebagai bentuk permohonan kepada sang mertua agar tidak berlebihan dalam memberikan makanan manis kepada Ameena.

Alih-alih membela diri, Krisdayanti memilih untuk bersikap lebih bijak dan legowo. Ia memang mengakui, bahwa sebagai seorang nenek, tidak terlalu ketat dalam memberikan aturan kepada cucu-cucunya.

Namun, setelah mendapatkan teguran ia lebih menghormati aturan serta kebijakan yang telah dibuat oleh Aurel dan Atta sebagai orang tua Ameena.

"Artinya kan ayahnya sudah tegur saya, 'Gem, jangan terlalu banyak dikasih permen. Nah, karena itulah kita harus juga mau menurunkan ego, enggak egois. Karena enggak mungkin rules yang sudah dibuat oleh anak-anak saya, saya langgar," tutur Krisdayanti.

Meskipun begitu, Krisdayanti menuturkan bahwa ia tetap memberikan makanan manis kepada Ameena sesekali, dan dengan sebuah syarat.

Sehingga tidak akan berlebihan seperti sebelumnya.(*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#nenek #permen #atta halilintar #ameena #krisdayanti