RADARTUBAN – Sidang perceraian selebgram Na Daehoon dan Julia Prastini atau Jule kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Selasa (2/12).
Namun, Jule selaku termohon kembali tidak hadir untuk kedua kalinya, sehingga agenda mediasi yang seharusnya menjadi tahapan wajib terpaksa dilewati.
Mediasi Terlewat karena Jule Absen Dua Kali
Kuasa hukum Daehoon, Rio Rahmat Effendi, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Jule membuat majelis hakim memutuskan untuk langsung melanjutkan sidang ke tahap pembuktian.
“Agenda hari ini adalah panggilan kedua untuk Ibu Julia. Karena beliau tidak datang, mediasi tidak bisa dijalankan. Sesuai arahan majelis hakim, sidang langsung masuk ke pembuktian,” kata Rio.
Menurut Rio, pihaknya berharap permohonan cerai yang diajukan Daehoon dapat dikabulkan, mengingat kliennya ingin menyelesaikan masalah rumah tangga ini secepat mungkin.
Hak Asuh Tiga Anak Dipastikan ke Daehoon
Rio juga mengungkapkan hal mengejutkan terkait hak asuh tiga anak mereka.
Ia menyampaikan bahwa Jule ternyata sudah menandatangani kesepakatan tertulis untuk menyerahkan hak asuh kepada Daehoon.
“Sudah ada kesepakatan tertulis antara pemohon dan termohon bahwa hak asuh diberikan kepada pemohon. Dokumen itu kami ajukan sebagai bukti dalam persidangan,” terangnya.
Pernyataan ini membuat publik terkejut karena menunjukkan bahwa kedua belah pihak sebenarnya sudah satu suara mengenai masa depan anak-anak mereka, meski proses perceraian masih berlangsung.
Putusan Cerai Dibacakan Besok
Absennya Jule dalam dua sidang membuat proses perceraian berlangsung lebih cepat karena tahap mediasi otomatis gugur.
Meski demikian, majelis hakim tetap akan membacakan putusan akhir pada Rabu (3/12).
Jika putusan dikabulkan, hubungan pernikahan keduanya secara resmi berakhir hanya berselang sebulan sejak gugatan masuk.
Permasalahan Rumah Tangga yang Berujung Gugatan Cerai
Sebagai informasi, Na Daehoon mengajukan gugatan cerai terhadap Jule pada 6 November 2025.
Gugatan tersebut dilayangkan setelah muncul masalah rumah tangga yang dianggap tidak bisa ditoleransi lagi.
Permasalahan itu berkaitan dengan perselingkuhan yang diakui oleh Jule, sehingga menjadi alasan kuat bagi Daehoon untuk mengakhiri pernikahan mereka. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni