RADARTUBAN – DJ Bravy, yang juga dikenal dengan nama Vconk, menegaskan kesiapannya menempuh jalur hukum setelah namanya terseret dalam isu dugaan penyalahgunaan Whip Pink yang dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah.
Isu tersebut mencuat dari unggahan media sosial yang menyebut adanya dua orang berinisial A dan B yang diperiksa polisi, sehingga memicu spekulasi liar di kalangan warganet.
Bermula dari Unggahan Media Sosial
Kontroversi ini bermula dari unggahan akun Threads @syiifaachria yang mengklaim dua sosok berinisial A dan B telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan Whip Pink.
Zat tersebut diketahui mengandung gas N2O yang kerap disalahgunakan untuk menimbulkan efek euforia.
Unggahan itu dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi, termasuk mengaitkan nama DJ Bravy dan Mister Aloy, meski tidak disertai bukti maupun keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
Nama DJ Bravy Dikaitkan dengan Kasus Lula Lahfah
Spekulasi semakin berkembang seiring ramainya perbincangan soal kematian selebgram Lula Lahfah yang diduga berkaitan dengan zat tersebut.
Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian yang menyebut keterlibatan pihak tertentu dalam kasus tersebut.
Respons Satir dan Bantahan Tegas
DJ Bravy merespons isu tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dengan nada satir, ia menuliskan kalimat “A****g dan B**i lagi di-BAP katanya,” sekaligus menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.
Sebagai bentuk respons lanjutan, Bravy juga membuat jajak pendapat kepada para pengikutnya terkait langkah hukum yang akan diambil.
Mayoritas Dukungan Tempuh Jalur Hukum
Hasil jajak pendapat tersebut menunjukkan mayoritas pengikutnya mendukung langkah pelaporan ke polisi.
Setelah berkonsultasi dengan tim kuasa hukum, DJ Bravy menyatakan mantap membawa akun-akun penyebar fitnah ke ranah hukum.
Hoaks dan Dampaknya bagi Tokoh Publik
Kasus ini kembali menyoroti maraknya penyebaran hoaks di media sosial yang berpotensi merusak nama baik tokoh publik, terlebih di tengah situasi duka akibat meninggalnya Lula Lahfah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait keterlibatan siapa pun dalam dugaan penyalahgunaan Whip Pink. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni