RADARTUBAN – Kehidupan sebagai figur publik memang tak pernah lepas dari sorotan kamera dan riuhnya media sosial.
Namun, di balik gemerlap popularitas, tersimpan tekanan mental yang luar biasa akibat komentar pedas hingga hujatan netizen yang datang silih berganti.
Menanggapi fenomena tersebut, aktris berbakat Prilly Latuconsina dan aktor Dito Darmawan membagikan perspektif mereka dalam menjaga kesehatan mental di tengah gempuran dunia maya.
Keduanya sepakat bahwa memisahkan realitas kehidupan pribadi dengan hiruk pikuk media sosial adalah kunci utama untuk tetap waras.
Baca Juga: Psikiater Daniel Amen Ungkap 5 Rutinitas Pagi Sederhana yang Bantu Jaga Kesehatan Mental dan Fokus
Pentingnya Batasan Dunia Maya
Bagi Prilly Latuconsina, media sosial sering kali menjadi tempat yang sangat riuh dan tidak terprediksi.
Ia mengaku bahwa berita bisa bergulir dengan sangat cepat, bahkan potongan video lama pun bisa kembali viral dan menjadi bahan perbincangan hangat sewaktu-waktu.
“Caranya aku menjaga kesehatan mental benar-benar berusaha ada buat diriku sendiri di dunia nyata. Karena apa yang terjadi di dunia nyata sama sosmed itu totally different,” ujar Prilly.
Ia mencontohkan, ketika dirinya tengah menjadi sasaran hujatan di dunia maya, ia memilih untuk tetap fokus pada aktivitas produktif di dunia nyata, seperti rapat atau bertemu teman-teman.
Dengan begitu, kesehatan mentalnya tetap terjaga karena ia merasa aman di lingkungan sosial yang sebenarnya.
Support System Jadi Tameng
Senada dengan Prilly, Dito Darmawan juga menekankan pentingnya memiliki support system yang kuat.
Baginya, keluarga dan sahabat sejak kecil adalah tempat terbaik untuk menjadi diri sendiri tanpa harus memedulikan persona sebagai seorang aktor.
“Aku punya pegangan yaitu pertama keluarga, terus kedua teman-teman yang kenal aku dari kecil. Aku enggak perlu kasih persona yang aku keluarkan ketika lagi bekerja. Aku bisa sejujur mungkin sama mereka,” ungkap Dito.
Dito merasa bahwa perannya dalam hidup bukan hanya sebagai aktor, melainkan juga sebagai seorang anak, kakak, dan sahabat. Menjaga keseimbangan peran tersebut membuatnya merasa lebih tenang dalam menghadapi dinamika di industri hiburan.
Detoks Media Sosial dan Tempat Curhat
Prilly juga menerapkan metode detoks media sosial secara berkala. Ia mengaku sering memilih untuk tidak menonton berita tentang dirinya sendiri jika muncul di beranda media sosial guna menghindari pikiran negatif.
Terkait tempat mencurahkan isi hati, Prilly kini lebih memilih berbagi cerita dengan pasangan.
Hal ini ia lakukan semata-mata karena tidak ingin membebani orang tuanya yang sudah sejak lama mengkhawatirkannya sejak ia merintis karier di usia belia.
“Aku pindahkan bebannya ke pasanganku sekarang. Karena ya biarkan mama papaku menikmati hasil jerih payah aku sekarang, enggak usah khawatir lagi,” pungkas aktris yang kini tengah menanti usia kepala tiga tersebut. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni