Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fakta Unik Dunia Satwa, Mengapa Bayi Unta Terlahir Tanpa Memiliki Punuk di Punggungnya?

Amaliya Syafithri • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:58 WIB
Ilustrasi bayi unta. (Instagram @clevermind.id)
Ilustrasi bayi unta. (Instagram @clevermind.id)

RADARTUBAN - Unta dikenal secara global sebagai hewan tangguh penjelajah gurun pasir yang memiliki ciri fisik sangat ikonik, yaitu punuk di punggungnya. 

Punuk tersebut berfungsi krusial sebagai tempat penyimpanan cadangan lemak yang memungkinkan mereka bertahan hidup berhari-hari tanpa makanan dan air di lingkungan yang ekstrem. 

Namun, sebuah fakta biologis yang jarang diketahui oleh masyarakat awam menunjukkan bahwa ketika seekor bayi unta baru saja lahir ke dunia, mereka sebenarnya sama sekali tidak memiliki punuk di punggung mereka.

Saat pertama kali dilahirkan, punggung bayi unta cenderung terlihat datar atau hanya berupa lipatan kulit yang bergelombang dan melorot. Fenomena anatomi ini memiliki alasan keselamatan yang sangat penting dalam proses reproduksi masal. 

Baca Juga: Atensi Kasus Andrie Yunus Terus Meluas, BEM Untag Surabaya Sebut Demokrasi Dipreteli

Jika bayi unta sudah memiliki punuk yang besar dan mengeras sejak berada di dalam kandungan, hal tersebut akan mempersulit sang induk saat proses melahirkan dan berisiko tinggi membahayakan keselamatan jiwa induk maupun bayinya. Karena itulah tubuh bayi unta saat lahir berada dalam kondisi tanpa punuk yang menonjol.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, punuk ikonik tersebut akan mulai tumbuh dan berkembang secara bertahap. 

Perkembangan ini biasanya dimulai ketika anak unta sudah berusia beberapa bulan, yakni saat mereka mulai disapih oleh induknya dan mulai mengonsumsi makanan padat seperti rumput, daun-daunan, dan tanaman gurun lainnya. 

Lemak dari nutrisi masukan tersebut kemudian secara perlahan akan mulai terakumulasi dan membentuk gundukan jaringan lemak di punggung mereka. 

Ketika anak unta mencapai usia dewasa, punuk tersebut barulah akan mengeras dan berfungsi sempurna sebagai benteng pertahanan mereka melawan kerasnya iklim gurun pasir. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#unta #punuk #bayi unta