RADARTUBAN – Bumi Nusantara kembali mengungkap jejak kekayaan masa lalunya melalui sebuah penemuan yang menakjubkan di wilayah Jawa Timur.
Seorang guru yang berasal dari kawasan Pogalan, Trenggalek, baru-baru ini menyita perhatian publik lantaran terungkap bahwa dirinya menyimpan sebuah manuskrip kuno yang ditaksir telah berusia ratusan tahun.
Penemuan ini seakan menjadi jendela baru yang membuka lembaran sejarah penyebaran ilmu pengetahuan dan kebudayaan kuno di pesisir selatan Pulau Jawa.
Manuskrip kuno yang dirawat dengan penuh ketelatenan tersebut berupa lembaran kertas tradisional yang berisi serangkaian tulisan tangan menggunakan aksara kuno, yang bentuk fisiknya dapat diamati dengan jelas pada dokumentasi yang diunggah secara daring.
Lembaran-lembaran berharga ini diyakini memuat berbagai macam teks historis pada zamannya.
Baca Juga: Manuskrip 200 Tahun KH Madyani Tersimpan di Rengel Tuban, Jejak Literasi KH Abu Ishaq Madyani
Bagi para ahli filologi dan sejarawan, keberadaan naskah ini bukan sekadar barang antik, melainkan sebuah dokumen primer yang menyimpan nilai historis yang tak terhingga harganya bagi rekonstruksi jejak sejarah lokal di Trenggalek.
Menjaga dokumen peninggalan masa lalu yang telah berumur berabad-abad tentu bukan perkara yang mudah.
Kondisi material kertas kuno yang usang menuntut perawatan ekstra yang selama ini dilakukan secara mandiri oleh sang guru demi menjaga keutuhan lembaran sejarah agar tidak hancur dimakan usia.
Dedikasi pelestarian nilai warisan leluhur ini patut mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat luas, terutama Pemerintah Daerah dan Balai Pelestarian Budaya agar dapat dijaga dengan baik.
Selain untuk menjaga fisik aslinya, upaya pelestarian akan memudahkan para akademisi untuk mengkaji isi naskah secara mendalam.
Penemuan di Pogalan ini membuktikan bahwa harta karun peradaban sering kali tersimpan di tempat yang tak terduga dan dirawat oleh tangan-tangan sunyi penjaga budaya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni