Menjelajah Korea Utara Lewat Rusia, Sensasi Bikin Merinding Pertama Kali Masuk Pyongyang

Rosiana Dwi Ramadhani • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 14:00 WIB
Mengintip sisi lain Korea Utara lewat penerbangan Vladivostok-Pyongyang. Kota tertutup ini menyajikan pemandangan megah, rapi, sekaligus bikin merinding. (youtube.com/ Alex Losev)
Mengintip sisi lain Korea Utara lewat penerbangan Vladivostok-Pyongyang. Kota tertutup ini menyajikan pemandangan megah, rapi, sekaligus bikin merinding. (youtube.com/ Alex Losev)

RADARTUBAN – Sebuah penerbangan komersial dari Vladivostok, Rusia menuju Pyongyang mengungkap gambaran nyata kehidupan di Korea Utara, negara yang selama ini dikenal paling tertutup dan misterius di dunia.

Vlogger Alex Losev membagikan pengalaman pertamanya saat menginjakkan kaki di ibu kota negara pimpinan Kim Jong-un tersebut melalui tayangan di kanal YouTube pribadinya.

"Pendapat pertama saya tentang Pyongyang sangat memikat sekaligus sedikit membuat merinding. Apa yang saya lihat di video sangat berbeda saat dirasakan langsung, sebuah kota dengan gedung-gedung tinggi, jalanan luas, dan kebersihan yang luar biasa," kata Alex.

Baca Juga: Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Partai Pekerja Korea dalam Kongres Lima Tahunan Korea Utara

Terbang Bersama Air Koryo, Merasakan Suasana Khas Rezim

Perjalanan udara menuju Pyongyang dilayani oleh maskapai nasional Air Koryo menggunakan pesawat tua buatan Uni Soviet, Tupolev Tu-154. 

Penggunaan armada lama ini terjadi lantaran sanksi internasional menghambat Korea Utara membeli pesawat modern buatan Barat.

Atmosfer khas rezim tertutup itu langsung menyapa penumpang di dalam kabin. 

Alunan musik patriotik terdengar sepanjang jalan, posisi duduk warga lokal dan turis asing dipisahkan, serta majalah resmi berisi penghormatan kepada pemimpin negara dibagikan kepada para penumpang.

Setibanya di Pyongyang, aturan ketat langsung diberlakukan. 

Setiap wisatawan asing wajib didampingi pemandu lokal yang mengarahkan rute kunjungan sekaligus mengawasi agar turis tidak mengambil gambar di area sensitif.

Kemegahan Kota dan Kedisiplinan Warga Pyongyang

Dalam kunjungannya, Alex menyambangi Lapangan Kim Il-sung, alun-alun megah yang dihiasi potret besar para pemimpin legendaris Korea Utara. 

Selain kemegahan pusat kota, terlihat pula aktivitas warga lokal yang bersantai dan berfoto pernikahan di tepi Sungai Taedong.

Para warga juga tampak mengenakan pin merah bergambar foto pemimpin yang tersemat di dada sebagai simbol loyalitas wajib kepada negara.

Selama berada di Pyongyang, turis asing menginap di Yanggakdo International Hotel. Hotel berarsitektur khas era 80-an yang berdiri sejak 1995 ini berlokasi di pulau terpisah di tengah Sungai Taedong. 

Perjalanan ini memberikan potret nyata bahwa di balik pengawasan ketat dan citra kaku, Pyongyang menyimpan sisi kedisiplinan serta keteraturan yang memukau. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
rusia Korea Utara pyongyang kim jong un