Gua Son Doong Mampu Tampung Gedung 40 Lantai, Miliki Hutan Purba dan Awan Sendiri di Bawah Tanah

Rosiana Dwi Ramadhani • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB
Potret keindahan Gua Son Doong, Vietnam. (Pinterest)
Potret keindahan Gua Son Doong, Vietnam. (Pinterest)

RADARTUBAN – Sebuah keajaiban alam tersembunyi di pedalaman Vietnam menyajikan pemandangan tak biasa di mata dunia. 

Gua Son Doong, yang diakui secara resmi sebagai gua terbesar di planet Bumi, menyimpan sistem ekosistem mandiri yang sangat megah ratusan meter di bawah permukaan tanah.

Melalui dokumentasi perjalanan ekspedisi mendalam yang diunggah oleh saluran YouTube Ruhi Çenet Documentaries, keindahan serta misteri gua raksasa yang membentang sepanjang sembilan kilometer ini terungkap secara rinci.

Baca Juga: Antartika Dulu Hutan Lebat, Peneliti Temukan Fosil Pohon Purba dan Dinosaurus

Gua Son Doong diketahui memiliki volume ruang fantastis mencapai 38,5 juta meter kubik. 

Skala ukuran lorong-lorong dalamnya begitu luas hingga diperkirakan mampu menampung bangunan gedung pencakar langit setinggi 40 lantai dengan mudah.

Akibat adanya perbedaan suhu ekstrem antara area dalam gua dan udara luar, fenomena unik berupa tumpukan kabut hingga gumpalan awan alami dapat terbentuk secara mandiri di dalam lorong gua tersebut.

"Gua Son Doong sangat masif hingga memiliki ekosistem mandiri dengan kondisi iklimnya sendiri ratusan meter di bawah tanah. Bahkan awan yang biasa kita lihat di langit dapat terbentuk di dalam gua ini," ungkap sang content creator.

Hutan Hujan Purba dan Satwa Endemik

Salah satu daya tarik paling menakjubkan dari tempat ini adalah keberadaan hutan hujan purba tersembunyi di area atap gua yang runtuh (doline). 

Sinar matahari yang berhasil menerobos masuk melalui celah raksasa memungkinkan vegetasi tumbuh sangat subur.

Pepohonan menjulang tinggi hingga mencapai 50 meter serta menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 250 spesies tumbuhan dan hewan endemik, termasuk populasi monyet serta berbagai jenis serangga unik.

Selain hutan interior yang hijau, kawasan Son Doong juga dialiri oleh sungai bawah tanah berarus deras yang turut membentuk beragam formasi batu kapur purba berusia ratusan juta tahun.

Di dalam kegelapan lorong gua, para peneliti juga menemukan keberadaan mutiara gua (cave pearls) langka sebesar bola tenis, susunan stalagmit raksasa setinggi 80 meter, hingga fauna unik yang telah beradaptasi penuh dalam kegelapan seperti spesies ikan tanpa mata.

Eksplorasi Ketat Suaka Alam Tiga Juta Tahun

Meski diperkirakan telah terbentuk sekitar tiga juta tahun lalu, keberadaan gua raksasa ini baru berhasil tereksplorasi secara menyeluruh oleh tim ahli internasional pada tahun 2009.

Hingga saat ini, akses masuk menuju lokasi suaka alam ini sangat dibatasi dan hanya boleh diakses melalui jalur ekspedisi resmi demi menjaga kelestarian lingkungan ekosistem yang amat rentan tersebut. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
gua son doong ekosistem mandiri purba vietnam