Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Avatar: Fire and Ash Tayang 19 Desember 2025, Siap Jadi Film Tergelap dan Paling Emosional

Alfinda Fauziyah Putri • Selasa, 29 Juli 2025 | 03:05 WIB
Avatar: Fire and Ash.
Avatar: Fire and Ash.

RADARTUBAN - Pandora kembali bergejolak! Setelah sukses besar lewat The Way of Water, James Cameron bersiap mengguncang dunia lewat film ketiga Avatar yang berjudul Avatar: Fire and Ash.

Film ini dijadwalkan rilis secara global pada 19 Desember 2025, dan kabarnya bakal menjadi seri paling emosional sekaligus “tergelap” di semesta Avatar sejauh ini.

Kalau dua film sebelumnya menyorot konflik antara manusia penjajah dan penduduk asli Na’vi, Fire and Ash justru hadir dengan pendekatan baru: perpecahan di antara Na’vi sendiri.

Yup, kali ini bukan manusia yang bikin rusuh, melainkan sesama suku Na’vi yang berseteru karena perbedaan prinsip dan cara hidup.

Pusat konfliknya adalah suku baru bernama Ash People—klan Na’vi yang tinggal di lingkungan vulkanik, keras, dan penuh amarah.

Mereka digambarkan sebagai kelompok yang jauh dari ajaran Eywa dan lebih condong ke kekuasaan.

Dipimpin oleh karakter baru bernama Varang (diperankan Oona Chaplin), suku ini akan menantang nilai-nilai damai yang selama ini dijunjung Na’vi.

“Di film ketiga ini, bukan tentang perang eksternal lagi. Ini tentang bagaimana Pandora sendiri bergejolak karena perbedaan keyakinan, kehilangan, dan balas dendam,” ujar James Cameron.

Trailer teaser Fire and Ash sudah diputar secara terbatas di beberapa bioskop Amerika dalam format Dolby 3D.

Respons awal menyebutkan bahwa visual film ini benar-benar “gila” dan “menyentuh”, terutama saat adegan Neytiri terlihat menangis sambil membidik busurnya ke arah Varang.

Komunitas penggemar pun menyebut bahwa ini bisa menjadi film Avatar paling gelap dan menyayat hati dibandingkan dua pendahulunya.

Film ini juga akan menjawab lanjutan dari tragedi di Avatar: The Way of Water, terutama mengenai nasib keluarga Jake Sully dan Neytiri pasca-kematian anak mereka, Neteyam.

Dengan beban kehilangan dan ancaman dari sesama Na’vi, keluarga ini kini dihadapkan pada pilihan sulit: berdamai atau melawan bangsanya sendiri.

Pemain lama seperti Sam Worthington, Zoe Saldaña, Sigourney Weaver, dan Stephen Lang akan kembali, bersama sejumlah wajah baru termasuk David Thewlis sebagai pemimpin suku pedagang langit—suku baru yang dikabarkan akan muncul di sekuel lanjutan.

Durasi Fire and Ash diperkirakan mencapai lebih dari 3 jam 15 menit, menjadikannya film terpanjang dalam semesta Avatar.

Tapi Cameron menjamin, setiap menitnya penuh energi, drama, dan momen yang bikin merinding.

Tak hanya sebagai film petualangan, Fire and Ash juga digadang-gadang menjadi titik balik narasi dalam semesta Avatar.

Dengan dua film lanjutan yang sudah dijadwalkan tayang pada 2029 dan 2031, bisa jadi film ini adalah awal dari akhir yang besar di Pandora. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pandora #Avatar Fire and Ash #fire and ash #the way of water #film ketiga avatar #james cameron