RADAR TUBAN – Kerabat Ternak, kelompok ternak milik Syahroni, 31, yang mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 2022 lalu, di satroni maling.
Akibatnya, peternakan yang meraih juara 1 Penilaian Manajemen Kelompok Agribisnis Peternakan tingkat Jawa Timur 2022 itu kehilangan empat kambing dengan total kerugian sekitar Rp 15 juta.
Kapolsek Rengel AKP Tomy Dean Rimbawan mengatakan pencurian baru diketahui pada Rabu (12/7) se kitar jam 05.15. Saat itu, Sukidi, saksi mata yang sekaligus orang tua korban pergi ke kandang yang berlokasi di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel itu untuk memberi makan. Namun saat itu diketahui empat kambing sudah tidak ada dalam kandang.
‘’Korban yang curiga kambingnya diambil orang lantas memeriksa rekaman CCTV (camera closed cirduit television),’’ kata dia.
Mantan Kaurbinops Satreskrim Polres Tuban ini mengatakan, dari rekaman CCTV tersebut didapati pencurian dilakukan seorang pelaku pada Rabu dini hari.
Dimulai dengan masuk kandang melalui pintu di sisi timur. Kemudian pelaku membuka kunci gerendel pintu kandang dan membawa kambing dengan cara digendong.
Tak puas, pelaku yang berciri-ciri pakaian serba hitam itu juga membawa tiga kambing lain.
‘’Dalam semalam, pelaku membawa empat kambing sekaligus,’’ ungkapnya.
Perwira berpangkat balok tiga di pundak ini mengatakan, kambing yang dimaling yakni satu kambing jenis etawa berusia delapan bulan dan tiga kambing jenis etawa berusia empat bulan.
Pada tiga kambing berusia empat bulan tersebut terdapat ciri-ciri kepala hitam bertelinga panjang. Ciri khusus lainnya yakni terdapat tato KO2E dan KO3E di telinga sebelah kanan.
‘’Korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Identitas pelaku sudah kami kantongi,’’ tegas dia. (yud/wid)
----------------------------------------------------------------
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Adib Turmudzi