Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Empat Tips Hindari Penipuan Online. Jangan Reaktif Setelah Menerima Pesan Mencurigakan

Dwi Setiyawan • Senin, 18 Desember 2023 | 23:36 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Kenali tanda-tanda penipuan melalui berbagai saluran online, mulai email, WhatsApp, media sosial, maupun SMS.


Dikutip dari Antara, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) memberikan empat tips mengenali tanda-tanda penipuan sebagai berikut:
1. Jangan reaktif dan cek detail pengirim

Masyarakat disarankan untuk tidak reaktif saat menerima pesan yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan uang, hadiah, pekerjaan atau potongan harga besar untuk pembelian produk tertentu.

Sebaliknya, masyarakat yang menerima pesan wajib memeriksa ulang detail pengirimnya. Apakah menggunakan nomor seluler dan alamat email resmi, atau menggunakan nomor ponsel biasa dan domain email yang umum.
Langkah selanjutnya, masyarakat bisa melakukan verifikasi pesan tersebut di website atau akun media sosial resmi.


Untuk akun-akun media sosial, masyarakat bisa menemukan adanya logo centang biru (untuk Instagram, Facebook, TikTok), logo centang kuning (untuk X) dan logo centang hijau (untuk WhatsApp) yang merupakan penanda bahwa akun tersebut adalah saluran komunikasi resmi.

2. Abaikan dan bersikap kritis

Jika telah melakukan langkah pertama, namun informasi yang Anda dapatkan masih meragukan, maka sebaiknya Anda abaikan pesan itu.

Namun jika mendapatkan penipuan melalui panggilan telepon, maka Anda harus tetap bersikap tenang, kritis, dan jangan terbuai dengan iming-iming hadiah apabila diminta untuk mengeluarkan dana untuk menebus hadiah itu.

3. Katakan tidak pada transfer uang

Penipuan selalu melibatkan permintaan transfer uang untuk menebus hadiah atau untuk mendapatkan pekerjaan dari lowongan kerja yang sebenarnya palsu.


Berdasarkan aduan yang masuk, biasanya masyarakat diminta untuk mengirimkan uang secepatnya karena ada ancaman iming-iming hadiah tersebut hangus jika uang tersebut tak diberikan.


Karena itu, jika Anda diminta untuk mengirimkan uang, maka tolaklah dengan tegas sejak awal dan segera hentikan percakapan tersebut.

Jika transfer yang dimaksud terkait dengan pembelian produk, maka konsumen wajib melakukan transaksi jual-beli melalui platform resmi yang aman, bukan rekening pribadi atau seller.

4. Lapor dan biasakan gunakan saluran informasi resmi

Untuk mencegah orang lain menjadi korban, masyarakat diharapkan mau melaporkan penipuan tersebut, baik modus yang digunakan atau nomor ponsel maupun jenis akun yang digunakan penipu kepada platform maupun aparat berwenang.

Masyarakat juga bisa menghindari penipuan jika membiasakan diri mencari informasi melalui saluran resmi, baik itu terkait promo, undian, program penjualan terkini maupun lowongan pekerjaan.

Merujuk hasil survei Asia Scam Report 2023, Blibli mengungkap masyarakat Indonesia rentan menjadi korban penipuan online. Itu karena satu dari empat orang Indonesia menerima scam hampir setiap hari melalui telepon atau pesan singkat.


Pesan yang disampaikan pun beragam, mulai permintaan transaksi, pengumuman hadiah, hingga proses rekrutmen karyawan. Karena itu, masyarakat patut meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan yang mencurigakan, khususnya jika melibatkan pembayaran atau iming-iming uang.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#email #Mencurigakan #informasi #sikap #masyarakat #Penipuan #online #penipu #korban #kritis