Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Ternyata Ketua Perguruan Silat di Tulungagung Sekaligus Suami Siri Korban

Nadia Nafifin • Selasa, 28 Januari 2025 | 02:35 WIB
Antok pelaku mutilasi mayat dalam koper
Antok pelaku mutilasi mayat dalam koper

RADARTUBAN - Polisi mengungkap sosok Rochmat Tri Hartanto alias Antok, 32, pelaku mutilasi terhadap Uswatun Khasanah, 29.

Antok diketahui merupakan ketua ranting perguruan silat Pagar Nusa di Tulungagung dan anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman menyebutkan, Antok kerap melaporkan berbagai peristiwa ke polisi.

"Yang kita ketahui ini kan, tersangka sering bergerak seolah-olah sebagai LSM mengadukan beberapa peristiwa di Tulungagung dan Trenggalek," ujar Farman saat rilis di Polda Jatim, Senin (27/1).

Menurut Kombes Farman, status Antok sebagai anggota LSM membuatnya sering berkomunikasi dengan sejumlah polisi, khususnya daerah Tulungagung, Trenggalek, dan sekitarnya.

"Profesi pelaku sementara di KTP pelajar. Tapi informasi hasil profiling kami, pelaku merupakan ketua ranting salah satu perguruan silat di Tulungagung. Juga bertindak sebagai LSM," imbuhnya.

Sebelumnya, mayat Uswatun ditemukan dalam sebuah koper besar di tumpukan sampah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi, pada Kamis (23/1).

Penemuan ini dilaporkan oleh Yusuf Ali, seorang warga setempat, yang membuka koper tersebut. Mayat tersebut ditemukan tanpa kepala dan kedua kaki.

Keluarga Uswatun di Blitar segera menuju Ngawi untuk memastikan jasad yang ditemukan,  adalah anggota keluarga mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil menangkap pelaku pada Minggu (26/1) malam. Pelaku diketahui berinisial A, yang merupakan suami siri korban.

Setelah penyelidikan, terungkap bahwa kepala korban dibuang di bawah jembatan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, sementara kedua kakinya ditemukan di Desa Sampung, Ponorogo.

Uswatun diketahui dibunuh dan dimutilasi di kamar 301 Hotel Adi Surya, Kota Kediri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#lsm #tulungagung #suami siri #Antok #perguruan silat #mutilasi mayat dalam koper #uswatun khasanah #pelaku #ngawi