Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dua Anggota TNI dan Satpam Alami Pengeroyokan di Magelang, Begini Kronologinya

M Robit Bilhaq • Selasa, 25 Maret 2025 | 03:05 WIB
Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan.

RADARTUBAN - Beredar sebuah video yang dalam video tersebut memperlihatkan sebuah insiden pengeroyokan yang berlokasi di kawasan Rayyan Residence, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (23/3) sore hari yang menyebabkan tiga orang menjadi korban dalam insiden tersebut, dua di antaranya merupakan anggota TNI yang berdinas di Akademi Militer (Akmil).

Jarwoko, selaku ketua RT Rayyan Residence mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa dua korban memang anggota TNI yang bertugas di Akmil.

Kedua anggota TNI yang menjadi korban tersebut diketahui bernama Khoiri dan Ramadan, yang keduanya merupakan tentara aktif. Sementara itu, korban lain adalah Budiyono, 54, seorang yang bertugas sebagai keamanan perumahan.

Ketiga korban tersebut mengalami luka akibat serangan senjata tajam.

Jarwoko mengatakan dia tidak tahu secara pasti apa penyebab terjadinya insiden itu karena saat insiden terjadi, jarwoko sedang bertugas di Akmil Magelang.

Budiyono, salah satu korban, menjelaskan kronologi kejadian bahwa saat kejadian Budiyino sedang membersihkan sampah di lingkungan perumahan.

Tiba-tiba, Budiyono didatangi oleh dua orang pria dan wanita. Pria yang dikenalnya sebagai Bowo itu membawa sebilah parang.

Bowo lalu menanyakan tentang kunci motor yang tidak ditemukan di rumah kunci dan mengatakan bahwa dia datang ke perumahan tersebut untuk mencari jamur.

Budiyono kemudian menawarkan kepada Bowo bantuan untuk mencari kunci motor bersama. Namun, jawaban tersebut tampaknya tidak memuaskan Bowo.

Tidak lama setelah kejadian itu, Bowo memanggil kurang lebib 15 rekannya, dan kemudian melakukan pengeroyokan. Khoiri dan Ramadan, dua anggota TNI yang tinggal di sekitar lokasi tersebut, berusaha melerai pertikaian, tetapi justru ikut menjadi korban.

Ketiga korban mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Merah Putih untuk mendapatkan perawatan. Saat ini, mereka menjalani rawat jalan.

Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garba Wiyata Jaya Sianipar, mengatakan bahwa sejumlah pelaku telah berhasil di bekuk pada Senin dini hari. Namun, Herbin tidak menyebutkan jumlah pasti maupun identitas mereka.

"Pelaku lebih dari satu orang," ujarnya. Herbin juga menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan disampaikan oleh Kasat Reskrim dalam konferensi pers yang akan diadakan dalam waktu dekat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#satpam #pengeroyokan di Magelang #dua anggota TNI #media sosial #jawa tengah