RADARTUBAN - Keluarga dari Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Bank BUMN yang menjadi korban pembunuhan dan pembunuhan, menyatakan bahwa mereka tidak mengenal delapan orang tersangka yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Widodo Bayu Ajie, perwakilan keluarga, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari media, tidak ada satu pun dari keluarga yang mengenali para tersangka tersebut.
Dari delapan tersangka yang ditangkap, empat di antaranya sudah pernah dikenal oleh polisi, sedangkan empat lainnya sama sekali tidak dikenal oleh keluarga.
Mereka pun tengah menunggu keterangan resmi dan penjelasan dari kepolisian terkait motif, skenario, dan aspek lainnya dalam kasus ini.
Mohamad Ilham Pradipta, 37, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area parkir sebuah supermarket di daerah Jakarta pada (20/8) dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.
Jenazahnya kemudian ditemukan di daerah persawahan di Kabupaten Bekasi.
Pihak kepolisian telah menangkap delapan tersangka di berbagai lokasi, dengan empat tersangka pertama ditangkap pada (21/8).
Empat tersangka lainnya ditangkap dalam operasi lanjutan di lokasi berbeda.
Keluarga korban juga menyatakan keyakinan bahwa almarhum tidak memiliki musuh dan tidak pernah bercerita mengenai adanya ancaman dalam kehidupannya maupun pekerjaannya.
Mereka berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan seluruh fakta dalam kasus ini dapat terungkap tanpa ada yang menutupi.
Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif oleh kepolisian, dan keluarga bersama masyarakat menantikan keterangan resmi berikutnya untuk memahami motif di balik peristiwa tragis ini. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama