Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dosen UNTAG Semarang Meninggal di Kamar Hotel, Polisi Periksa Saksi dan Dalami Kronologi Kematian

Alifah Nurlias Tanti • Kamis, 20 November 2025 | 16:35 WIB
Kamar hotel tempat dosen UNTAG yang ditemukan meninggal
Kamar hotel tempat dosen UNTAG yang ditemukan meninggal

RADARTUBAN- Seorang dosen perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di kawasan Jalan Telaga Bodas Raya, Semarang, Senin (17/11) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, mengingat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar.

Korban berinisial DLL, warga Kedungmundu, Kecamatan Tembalang. Ia diketahui mengajar di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, sebuah perguruan tinggi swasta di kota tersebut.

Dikutip dari Radar Semarang, korban pertama kali ditemukan oleh seorang anggota Polri berinisial B, 56 tahun, yang berpangkat AKBP dan menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng.

Saksi yang juga warga Kedungmundu itu datang ke kamar 210 untuk menemui korban.

Namun, begitu pintu kamar terbuka, ia mendapati pemandangan mengejutkan: korban tergeletak di lantai, tidak bernapas, dan dalam kondisi tanpa busana.

Dengan segera, kejadian tersebut dilaporkan kepada Inafis Polrestabes Semarang, Polsek Gajahmungkur, serta pihak hotel untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti awal terkait peristiwa tragis ini. Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, membenarkan adanya kasus kematian tersebut.

Ia menekankan bahwa penyebab pasti kematian masih menunggu hasil otopsi dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Hasil otopsi akan menjadi kunci, nanti kita lihat seperti apa,” ujarnya. Selasa (18/11).

Dia menambahkan, seorang saksi juga telah dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut, "Kami sudah memeriksa salah satu saksi. Nanti akan terlihat bagaimana keterangan yang ia berikan," ujarnya.

Menanggapi dugaan adanya kekerasan, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

"Dari pemeriksaan luar, tidak terlihat adanya tanda kekerasan. Untuk memastikan, kami akan melakukan otopsi," ujarnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Semarang #untag #meninggal #dosen #otopsi