Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Guru Besar Unpad Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal, Kasus Viral dan Kini Ditangani Internal Kampus

Cicik Nur Latifah • Kamis, 16 April 2026 | 13:48 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual

RADARTUBAN – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat di lingkungan perguruan tinggi.

Kali ini, seorang guru besar di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial IY terseret dugaan pelecehan seksual verbal terhadap seorang mahasiswi program pertukaran pelajar (exchange).

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan tidak senonoh antara terduga pelaku dan korban di media sosial, yang kemudian menjadi viral.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kema Unpad turut angkat bicara terkait kasus ini.

Melalui pernyataan resminya, BEM menyebut telah mengetahui adanya laporan yang beredar di platform X (Twitter) dan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga: Pelecehan Seksual FH UI Terjadi Sejak 2025, Korban Takut Lapor karena Pelaku Punya Jabatan

“Kami telah mengetahui adanya laporan yang beredar di media sosial X (Twitter) terkait dugaan kekerasan seksual yang melibatkan IY. BEM Kema Unpad dan BEM Kema FKep Unpad telah dan akan terus berkoordinasi dengan Satgas PPKS Unpad, Dekanat Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, dan Rektorat Unpad,” tulis pernyataan BEM Kema Unpad, Rabu (15/4).

BEM juga menyampaikan keprihatinannya atas dugaan tindakan pelecehan seksual verbal yang dialami mahasiswi tersebut. Mereka menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan seksual tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terutama di lingkungan kampus.

“Tak ada bentuk kekerasan seksual yang dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan tindakan tersebut tidak memiliki tempat dalam lingkungan kampus,” tegas BEM.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa pihak kampus saat ini masih melakukan pembahasan internal terkait kasus tersebut.

Ia memastikan dalam waktu dekat pihak universitas akan menyampaikan keterangan resmi kepada publik.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi yang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#fakultas keperawatan #Pelecehan Seksual #unpad #guru besar #pertukaran pelajar