Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Brutal Lansia di Tuban, Korban Belum Sadarkan Diri

Andreyan (An) • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:33 WIB
Anggota Satreskrim Polres Tuban melakukan olah TKP kasus tindak kekerasan di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Minggu (15/6) sore. (SATRESKRIM POLRES TUBAN UNTUK RADAR TUBAN)
Anggota Satreskrim Polres Tuban melakukan olah TKP kasus tindak kekerasan di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Minggu (15/6) sore. (SATRESKRIM POLRES TUBAN UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN –  Seorang pemuda berinisial AS, 32, pelaku penganiayaan terhadap SA, 50, lansia warga Dusun Tlogopule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding pada Minggu (14/6) sore.

Akibat aksi brutal yang tidak seimbang tersebut, korban mengalami luka cukup parah di bagian sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Koesma Tuban. Bahkan, kabarnya masih belum sadarkan diri.

Kasi Humas Polres Tuban Iptu Siswanto mengatakan, pascainsiden yang viral di media sosial tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tuban langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

‘’Beberapa saksi di TKP sudah diperiksa,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Tender Sempat Dapat Pemenang, Pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke Tuban Mendadak Dibatalkan

Hanya saja, si pelaku belum berhasil ditangkap. Setelah puas menganiaya korban, terang Siswanto, pelaku melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.

Disinggung soal motif penganiayaan tersebut, perwira berpangkat balok dua emas itu belum bisa membeberkan. Pasalnya, korban juga masih menjalani perawatan intensif dan belum sadarkan diri.

‘’Beberapa saksi yang sudah kami periksa juga belum mengetahui secara persis kronologi kejadian. Keterangan kunci ada di korban, tapi kondisinya belum bisa dimintai keterangan,’’ jelasnya.

Sebelumnya, tragedi berdarah itu terjadi sekitar pukul 16.00, Minggu (14/6) sore di tepi jalan Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding. Warga yang mengetahui kejadian itu sempat berusaha melerai.

Namun, pelaku yang kesetanan menghajar korban tanpa henti hingga terkapar tak sadarkan diri. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #RSUD Koesma Tuban #tkp #Semanding