Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ketua RW di Jakut Diduga Aniaya 5 Anak, Pelaku Alami Trauma Fisik dan Psikis

Ika Nur Jannah • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:47 WIB
Lima anak alami Penganiayaan oleh ketua RW di Cilicing. (Pinterest.com)
Lima anak alami Penganiayaan oleh ketua RW di Cilicing. (Pinterest.com)

RADARTUBAN - Seorang ketua RW di Cilincing, Jakarta Utara, dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap lima anak di sekitarnya. 

Pelakuya berinisial AB sempat membantah melakukan kekerasan, namun akhirnya mengakui tindakannya setelah didesak oleh keluarga korban.

Hendri Perkasa (48), ayah dari salah satu anak yang diduga menjadi korban kekerasan, mengungkapkan bahwa pelaku sempat menyangkal telah melakukan tindakan kekerasan terhadap anak-anak. 

Bantahan tersebut terjadi ketika keluarga dan sejumlah warga mendatangi kediaman Ketua RW untuk meminta penjelasan tidak lama setelah insiden, pada Senin (16/6) malam.

"awalnya Beliau menyangkal dan mengatakan tidak ada pemukulan. Namun, setelah kami membawa anak-anak yang menjadi korban dan mendesaknya untuk menjelaskan, barulah beliau mengakui perbuatannya dan meminta maaf," ujar Hendri. Seperti dikutip dari sumber kompas.com.

Baca Juga: Tak Ada Toleransi! Kemenag Desak Hukuman Berat untuk Kiai Pelaku Kekerasan Seksual

Hendri menjelaskan kalau sejak awal ia meminta maaf, keadaannya tidak akan seperti ini. 

"Menurut saya, kalau dari awal beliau mengakui dan meminta maaf, mungkin situasinya tidak akan berkembang sejauh ini. Namun pada awalnya beliau tidak mengakui baru setelah didesak oleh warga dan keluarga korban," tambahnya.

Mediasi berlangsung sekitar pukul 02.00 dengan 10 - 15 warga mendatangi rumah ketua RW untuk mendampingi korban.

Kronologi Kejadian Penganiayaan

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi Selasa (15/6) sekitar pukul 23.40 WIB ketika sejumlah anak berkumpul di rumah salah satu keluarga di Kampung Sawah. 

Awalnya, anak-anak tersebut berkumpul depan rumah untuk bermain gim dan melakukan siaran langsung di TikTok.

Ketua RW kemudian muncul untuk membubarkan diri. Setelah ditegur, dari anak-anak pulang, sementara lima anak lainnya tetap di rumah karena mereka keluarga dan berencana untuk menginap bersama.

Tak lama kemudian, Ketua RW diduga keluar dari jendela rumah dengan membawa kayu dan mengarahkannya kepada anak-anak. 

Ketua RW disebut kembali keluar dari rumah, melempar kayu ke arah genteng, lalu mendobrak pintu rumah tempat lima anak berusia 9 hingga 14 tahun menginap.

Baca Juga: Kasus Daycare Jogja Kian Meluas, 182 Orang Tua Laporkan Dugaan Kekerasan Anak

Daftar lima Anak Korban penganiayaan

Lima anak yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut berinisial S (13), MA (14), MRA (14), PA (9), dan J (21). 

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/1338/VI/2026/SPKI/POLRES METROJL JAKUT/POLDA METRO JAYA.

pihak kepolisian menerima laporan tersebut pada Selasa (16/6) pukul 04.56 WIB.

Laporan tersebut diajukan Hendri Perkasa (48), ayah dari salah satu korban, pada Selasa (16/6) dini hari.

Sejumlah anak terluka usai dianiaya Ketua RW 011 Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Anak-anak yang menjadi korban mengalami berbagai luka fisik, termasuk memar di area mata, benjolan di kepala, dan bahkan ada yang mengalami muntah setelah insiden tersebut.

Setelah kejadian pengajiannya korban mengalami trauma fisik dan psikis. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#ketua RW #penganiayaan #cilincing #anak #kekerasan