Kakek Penjual Ayam di Rengel Tuban Jadi Korban Gendam, Uang Rp 1 Juta Melayang

Andreyan (An) • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:05 WIB
Berdalih borong ayam dagangan, dua pria tegap paksa kakek 70 tahun masuk mobil lalu melancarkan aksi hipnotis di Dusun Logawe, Rengel.
Berdalih borong ayam dagangan, dua pria tegap paksa kakek 70 tahun masuk mobil lalu melancarkan aksi hipnotis di Dusun Logawe, Rengel.

RADARTUBAN Komplotan pelaku kejahatan ini begitu tega memperdayai seorang pria renta berinisial MS, berusia 70 tahun yang menggantungkan hidup dari berjualan ayam. 

Warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel ini kehilangan uang hasil jerih payahnya sekitar Rp 1 juta setelah diduga digendam komplotan pelaku. 

Peristiwa itu dialami MS dalam perjalanan menuju pasar pada Minggu (2/8) sekitar pukul 07.00. Seperti rutinitas setiap pagi, dia mengayuh sepeda tuanya menuju Pasar Rengel sambil membawa kandang kayu berisi ayam dagangan.

Namun, ketika melintas di simpang tiga jalan raya Rengel di  Dusun Logawe, Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, laju sepedanya dihentikan sebuah mobil berwarna hitam yang datang dari belakang. Dua orang di dalam kendaraan itu mengaku hendak membeli ayam dalam jumlah besar.

Baca Juga: Komdigi Gandeng Kerja Sama Dengan Polri untuk Percepatan Penanganan Kejahatan Digital Siber 

"Saya dibujuk untuk masuk ke dalam mobil untuk membicarakan terkait harga. Sebetulnya saya tidak mau, tapi dipaksa untuk masuk mobil," ujar MS saat ditemui Jawa Pos Radar Tuban di rumahnya, kemarin (3/8).

Korban mengaku sempat merasa curiga dengan gelagat kedua orang tersebut. Dia bahkan berusaha keluar dari mobil, namun pintunya terkunci. Setelah itu, ingatannya seolah terputus.

Kesadaran MS baru kembali ketika dirinya sudah berada di perjalanan menuju pasar. Saat memeriksa saku celananya, dompet yang berisi kartu tanda penduduk (KTP) serta uang hasil penjualan ayam telah hilang. "Setelah sadar dompet hilang, saya langsung lapor polisi," katanya.

Kapolsek Rengel AKP Nuril Huda membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan petunjuk.

"Sejumlah saksi di TKP telah diperiksa. Kami juga mengupayakan memeriksa CCTV di lokasi terdekat untuk mengungkap para pelaku," ujarnya.

Menurut Nuril, berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang dengan postur tubuh tinggi dan tegap. Korban tidak dapat mengingat secara rinci jenis kendaraan yang digunakan, namun mengaku mobil tersebut berwarna hitam.

Penanganan perkara kini dilanjutkan oleh Satreskrim Polresta Tuban. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang menyasar warga di ruang publik.

"Kasus tersebut saat ini ditangani lebih lanjut oleh Satreskrim Polresta Tuban. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan aksi kejahatan yang bisa datang secara tak terduga, bahkan dengan modus yang beragam," tandas Nuril. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
hipnotis Tuban gendam Rengel