RADARTUBAN– Kecelakaan maut terjadi di kawasan Jalan Taman Apsari hingga Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/8) dini hari.
Kecelakaan tersebut diduga dipicu pengemudi Mitsubishi Outlander berinisial ENR, 32, yang mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol.
Peristiwa itu tidak hanya mengakibatkan kecelakaan beruntun, tetapi juga menewaskan seorang warga berinisial RPK. Pengemudi Outlander yang diamankan warga setelah kejadian bahkan sempat menjadi sorotan karena disebut marah-marah dan menantang warga di lokasi kejadian.
Video yang memperlihatkan perempuan tersebut setelah kecelakaan beredar di media sosial.
Baca Juga: Telan Enam Korban Jiwa, Ini Penyebab Utama Meroketnya Kasus Kecelakaan Kerja di Kabupaten Tuban
Dalam rekaman yang beredar, perempuan yang disebut sebagai pengemudi Outlander itu tampak menunjuk-nunjuk ke arah sejumlah warga.
Situasi di sekitar lokasi terlihat ramai. Sejumlah warga terdengar meneriaki perempuan tersebut ketika dia berada di sekitar mobil yang mengalami kecelakaan.
Perempuan berbaju merah itu bahkan sempat keluar dari sisi pintu mobil dan memanjat bagian kendaraan sembari menghadapi warga.
Petugas kemudian mengamankan perempuan tersebut untuk mencegah situasi semakin memanas.
Tabrak Taksi Listrik
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menjelaskan kecelakaan bermula sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, Mitsubishi Outlander yang dikemudikan ENR melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Taman Apsari.
Saat kendaraan tersebut hendak berbelok ke kiri, Outlander justru menabrak taksi listrik VinFast bernomor polisi L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Taksi listrik tersebut diketahui dikemudikan FDK, 22. Benturan tersebut menjadi awal dari rangkaian kecelakaan yang kemudian berlanjut hingga Jalan Gubernur Suryo.
Menurut Galih, pengemudi Outlander diduga kehilangan konsentrasi karena berada dalam pengaruh alkohol.
"Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol," kata Galih saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (23/8).
Setelah menabrak taksi listrik, kendaraan yang dikemudikan ENR tidak berhenti di lokasi. Outlander tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo.
Baca Juga: Pendiri Ubisoft Claude Guillemot Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat
Kecelakaan Berlanjut
Perjalanan kendaraan tersebut berakhir dengan kecelakaan berikutnya di sekitar kawasan depan Alun-alun Surabaya. Di lokasi tersebut, Outlander kembali terlibat kecelakaan hingga menyebabkan RPK meninggal dunia.
Kecelakaan yang terjadi pada dini hari itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Kondisi semakin ramai ketika warga mengetahui pengemudi kendaraan diduga berada dalam pengaruh alkohol.
Dalam video yang beredar, pengemudi perempuan tersebut terlihat menghadapi warga dengan gestur menantang.
Dia beberapa kali menunjuk ke arah warga yang berada di sekitarnya.
Warga kemudian mengamankan perempuan tersebut. Petugas yang datang ke lokasi selanjutnya membawa pengemudi untuk menjalani proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kecelakaan diduga terjadi akibat hilangnya konsentrasi pengemudi setelah mengonsumsi alkohol.
Selain menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan beruntun itu juga berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap perkara tersebut untuk mengetahui secara keseluruhan kronologi kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi saat kejadian dan faktor-faktor lain yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut.
Kecelakaan ini sekaligus kembali menjadi pengingat mengenai risiko mengemudi dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar.
Hilangnya konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kendaraan dapat berakibat fatal, bukan hanya bagi pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi AnggraeniSumber : detikcom