RADARTUBAN – Belakangan ini, Kabupaten Tuban semakin tidak aman. Itu menyusul maraknya kasus pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat.
Baru-baru ini, polisi mengamankan dua maling motor, yakni MNR, 38, pria asal Kabupaten Gresik, dan KMT, 25, pria asal Kota Surabaya.
Pada kasus pertama dengan tersangka MNR terjadi pada 15 Mei lalu. Pelaku beraksi di sekitaran Stadion Tuban Sport Center saat berlangsungnya konser musik Denny Caknan.
Tersangka menggasak sepeda motor milik korban AJS yang pada waktu itu dalam kondisi tidak terkunci.
Baca Juga: Berulang Kali Masuk Penjara, Dua Residivis Curanmor Asal Surabaya Dibekuk Polresta Tuban
Selang empat bulan pasca kejadian tersebut, polisi baru bisa membekuk tersangka MNR di rumah kontrakannya wilayah Kabupaten Gresik pada 9 September sekira pukul 02.00 dini hari.
‘’Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, tersangka merupakan residivis curanmor sebanyak tiga kali,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Tuban AKP Arya Widjaya.
Sementara itu, pada kasus curanmor kedua terjadi pada 31 Agustus lalu yang berlokasi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, tepat di depan rumah korban MHD.
Saat ini korban baru saja mengantarkan anaknya sekolah, sepeda motornya yang terparkir di teras dengan kondisi kunci masih tertancap menjadi mangsa tersangka KMT.
Butuh waktu sekitar sepekan atau pada 8 September lalu bagi polisi meringkus KMT di wilayah Kota Surabaya. Status tersangka sama dengan tersangka pada kasus sebelumnya yakni residivis curanmor sebanyak dua kali.
‘’Hasil pengembangan didapati bahwa tersangka telah melakukan curanmor di lima lokasi berbeda yakni tiga di wilayah Tuban dan dua di Bojonegoro dan Nganjuk,’’ terang AKP Arya.
Lebih lanjut dikatakan olehnya, dua kasus tersebut masih berupaya didalami Satreskrim Polresta Tuban untuk mengungkap adanya jaringan atau sindikat yang masih belum terungkap.
Mantan Kasat Reskrim Polres Gresik itu mengatakan, beberapa kendaraan hasil curanmor dijual ke Madura.
"Dua kendaraan yang berhasil kami amankan ini masih utuh dan berada di rumah tersangka, selebihnya sudah dijual di Madura," terang dia.
Baca Juga: Polisi Beri Kejutan Ulang Tahun Sebelum Tangkap Pasutri Spesialis Curanmor di Sampang
Perwira kelahiran Kota Malang ini turut menyikapi fenomena maraknya kasus curanmor yang mencuat belakangan ini.
Dia menilai, akan mengkaji lebih lanjut perkara curanmor yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. ‘’Dengan tipe Polresta ini, tidak menutup kemungkinan kami akan bentuk unit khusus penanganan aksi curanmor di Tuban,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban