RADARTUBAN–Baru-baru ini beredar video sekelompok ibu-ibu yang bernyanyi dengan suara lantang dan keras di salah satu kereta.
Dalam video tersebut memperlihatkan sekelompok ibu-ibu di dalam kereta kelas ekonomi asyik bernyanyi.
Nyanyian sekelompok ibu-ibu yang menggunakan suara keras itu bahkan diiringi gerakan tangan hingga melambai-lambai.
Meski yang dilantunkan adalah sholawat, namun tetap menuai banyak hujatan dari warganet lantaran dianggap mengganggu kenyamanan.
Cuitan akun X @aawwccww turun menyampaikan kekesalannya.
“Amat sangat tidak beretika.. memalukan.. apes banget yg segerbong dgn mrk. Harusnya pihak KAI, gak usah lagi nunggu komplain penumpang lain, seharusnya langsung mertibkan gerombolan tidak tahu aturan ini,” tulisnya kesal.
Pernyataan tersebut didukung komentar @faisalprimandani yang menegaskan jika dari KAI sendiri sudah ada imbauan wajib menjaga ketenangan.
“Sudah ada imbauan dari KAI bahwa Wajib menjaga ketenangan selama perjalanan,” komennya.
Tidak sedikit yang mengkritik aksi mereka sebagai gangguan penumpang lain yang ingin menikmati perjalanan dengan tenang.
Menurut beberapa komentar, kegiatan semacam ini sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di sekitarnya.
Hal tersebut bertujuan agar tidak mengganggu orang lain yang bersantai atau beristirahat di dalam kereta.
Tanggapan negatif ini juga menunjukkan bahwa setiap ekspresi keceriaan di ruang publik sebaiknya diimbangi dengan penghargaan terhadap kebutuhan dan kenyamanan bersama.
Komentar menenangkan juga ditulis @iya.shopia pada unggahan @folkmedsos di Instagram.
“Emang salah sihh,,, masalahnya ini kan bukan kereta yg disewa pribadi layaknya bus. Jd, harus juga jaga tata Krama dengan penumpang lain. Karena kita GK tau apa penumpang lain sedang kecapean, lelah atau bahkan sakit,” tulisnya.(*)