Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Siapa Nyi Ageng Serang? Sosok Pahlawan Perempuan dengan Kecerdasan Strategi Perang

Amaliya Syafithri • Kamis, 30 Januari 2025 | 00:05 WIB
Potret Nyi Ageng Serang.
Potret Nyi Ageng Serang.

RADARTUBAN - Siapa Nyi Ageng Serang? Inilah sosok pahlawan pahlawan di masa perjuangan yang sangat menarik untuk diketahui sejarahnya.

Indonesia memiliki banyak pahlawan perempuan, di antaranya yaitu Raden Ajeng Kartini dan Cut Nyak Dien yang terkenal di kalangan masyarakat.

Namun, ada satu lagi sosok yang memiliki kontribusi besar dalam hal peperangan dan taktik perang. Perempuan yang suka bermeditasi dan memiliki kesaktian, serta pandai dalam bela diri, dia adalah Nyi Ageng Serang. Siapakah Nyi Ageng Serang itu?

 

Sejarah Nyi Ageng Serang

Berdasarkan video yang diunggah oleh channel YouTube Haryanto Agus Channel pada Selasa (28/1), dapat diketahui sejarah Nyi Ageng Serang.

Nyi Ageng Serang lahir pada tahun 1752 di Kabupaten Grobogan dengan nama RA Kustiyah Wulaningsih Retno Edi. Ia merupakan putri dari Pangeran Natapraja, penguasa daerah Serang, Jawa Tengah.

Ketertarikannya pada dunia militer dan bela diri sejak dini membawanya pada perjuangan yang luar biasa sebagai seorang pahlawan perempuan yang ikut andil dalam perang melawan penjajah, salah satunya perang yang melibatkan sosok Pangeran Diponegoro.

Nyi Ageng Serang adalah seorang perempuan yang cerdas, ia bergabung dengan militer kerajaan sejak usia 16 tahun. Sebagai seorang penasihat perang yang memegang posisi vital, ia mampu menyusun taktik-taktik perang yang dapat membuat pasukan penjajah Belanda terdesak.

Taktik perang yang terkenal di antaranya yaitu taktik penyerangan kamuflase dan Hanoman. Kedua strategi perang ini adalah yang paling terkenal dibandingkan dengan strategi lainnya.

 

Taktik Kamuflase

Salah satu strategi perang yang berhasil ini dilakukan oleh Nyi Ageng Serang dengan memberi instruksi kepada para prajurit untuk menutupi kepala mereka dengan daun keladi (daun lumbu) sehingga musuh di kejauhan melihat mereka seperti kebun keladi. Ketika musuh telah mendekat, barulah mereka hancurkan.

Taktik Penyerangan Hanoman

Strategi perang ini sebetulnya merupakan strategi gabungan dengan taktik kamuflase. Taktik Hanoman dilakukan dengan cara menyerang menggunakan pasukan kecil yang banyak, lalu lari dan berkamuflase menggunakan daun keladi.

Meskipun nama Nyi Ageng Serang tidak begitu dikenal oleh masyarakat seperti sosok pahlawan perempuan lainnya, tetapi perjuangan dan kontribusinya terhadap bangsa ini luar biasa.

Kisah Nyi Ageng Serang dapat menjadi sebuah inspirasi, terutama bagi kaum perempuan, sekaligus sebagai pengingat bahwa keberanian, kecerdasan, dan kerja keras adalah hal-hal penting yang dapat membawa perubahan besar dalam setiap fase kehidupan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#cut nyak dien #pahlawan #raden ajeng kartini #nyi ageng serang #grobogan