RADARTUBAN - Menurut kamu, apakah orang pintar itu akan selamanya tetap pintar?
Nyatanya, beberapa atau bahkan sebagian orang pintar di dunia ini sulit untuk mempertahankan kepintaran mereka.
Kamu pasti penasaran. Sebenarnya, penyebab seseorang kehilangan kepintarannya adalah kekuasaan.
Ya, kekuasaan. Efek psikologis dari adanya kekuasaan membuat seseorang cenderung lebih fokus pada tujuan pribadi atau kelompok, sehingga kurang memerhatikan kebutuhan dan perspektif orang lain.
Dacher Keltner dan Philip Zimbardo menunjukkan bahwa kekuasaan dapat mengubah cara berpikir seseorang dan bagaimana ia berperilaku setelahnya.
Selain itu, kekuasaan dapat membuat orang jadi overconfidence. Mereka bisa meremehkan risiko dan mengabaikan nasihat orang lain. Mereka yang sebelumnya percaya diri malah jadi terlalu percaya diri sehingga cenderung meremehkan suatu hal yang mereka anggap kecil.
Tidak hanya itu, ketika seseorang mulai memiliki kekuasaan, dia akan berada dalam suatu lingkungan di mana orang-orang di sekitarnya adalah orang-orang yang kebanyakan selalu setuju dengan keputusannya.
Atau tidak berani mengkritik secara terbuka. Hal ini menjadikan persepsi seseorang tentang realitas menjadi terdistorsi, hanya mendengar apa yang ingin ia dengar.
Prinsip dan kepribadian seseorang juga bisa berubah seiring waktu disebabkan oleh kekuasaan yang dia pegang.
Menyebabkan dia merasa lebih superior, bahkan tergoda untuk menguntungkan dirinya sendiri.
Karena dalam kekuasaan prinsip ataupun kejujuran dapat dipertaruhkan.
Menurut teori psikodinamika, ego seseorang bisa semakin besar karena kekuasaan. Orang yang semulanya rendah hati bisa menjadi arogan, merasa paling benar.
Kekuasaan dapat memicu dorongan bawah sadar untuk mempertahankan atau meningkatkan kekuasaan yang dimiliki.
Prinsip dan logika pun bisa dikorbankan untuk hal tersebut.
Itulah sebabnya, kebanyakan orang yang berkuasa terkadang bersikap sewenang-wenang pada orang lain.
Menganggap orang lain di sekitarnya remeh karena merasa bahwa dialah pemegang kekuasaan dan bebas melakukan apa saja.
Jika kamu memiliki kekuasaan, ingatlah satu hal. Jangan pernah dikendalikan oleh kekuasaan. Kekuasaan akan memengaruhi egomu.
Ketika kamu dikendalikan oleh kekuasaan, bahkan pendidikan yang kamu tempuh pun tidak ada artinya lagi.
Segala prinsip yang kamu bangun akan lenyap seketika. Jadi, tetaplah rendah hati meskipun kamu telah berkuasa. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama